Presiden Irak Tunjuk Perdana Menteri Baru

Liberty Jemadu

Selasa, 12 Agustus 2014 | 04:05 WIB
Presiden Irak Tunjuk Perdana Menteri Baru
Mantan Perdana Menteri Irak, Nuri al Maliki (Reuters/Thaier al Sudani).

Suara.com - Presiden Irak, Fouad Masoum, pada Senin (11/8/2014) menunjuk Haidar al Abadi menjadi perdana menteri baru untuk menggantikan Nuri al Maliki yang sudah selama delapan tahun memimpin negeri yang terus dilanda peperangan itu.

Masoum meminta Abadi membentuk pemerintahan yang bisa memenangkan dukungan dari semua pihak di parlemen yang baru terpilih pada April lalu. Abadi diminta untuk membentuk pemerintahan yang mengakomodasi semuah pihak, termasuk kelompok minoritas Islam Suni dan Kurdi.

Sementara Abadi, yang berbicara bersama Masoum dalam tayangan televisi Irak, menekankan pentingnya persatuan nasional untuk melawan kelompok Negara Islam Suriah dan Irak, yang melancarakan serangan militer membabi buta menyasar personil militer dan warga sipil di wilayah itu.

"Kita Semua harus bekerja sama untuk melawan kampanye teroris terhadap Irak dan untuk menghentikan semua kelompok teroris," kata Abadi.

Maliki Melawan

Meski demikian penunjukkan Abadi ditolak oleh Maliki dan partai pendukungnya. Mereka mengatakan penunjukkan Abadi ilegal. Maliki bahkan mengerahkan para pendukungnya, termasuk milisi dan pasukan khusus ke jalan-jalan Baghdad untuk menentang penunjukkan itu.

Partai Dawa, pendukung utama Maliki, dan menantu Maliki, mengatakan akan menggugat pencopotannya. Adapun Maliki tidak berkomentar banyak. Dia hanya menunjukkan wajah geram saat bersama-sama para elit Partai Dawa membacakan pernyataan penentangan penunjukan Abadi.

"Abadi hanya mewakili dirinya sendiri," kata Khalaf Abdul Samad, salah satu elit Partai Dawa.

"Kami tidak akan diam," kata Hussein al Maliki, menantu sang mantan perdana menteri, "Penunjukkan Abadi ilegal dan melanggar konstitusi. Kami akan menggugat di pengadilan federal."

Didukung Washington

Adapun penunjukkan Abadi didukung oleh Amerika Serikat, pihak yang juga mendudukan Maliki di kursi perdana menteri setelah menginvasi Irak pada 2003. Washington memperingatkan Maliki untuk tidak memperkeruh situasi politik Irak yang sedang dalam konflik bersenjata dengan ISIS.

"Tidak boleh ada penggunaan kekuatan, pengerahan pasukan atau milisi pada momentum demokrasi di Irak ini," kata Menteri Luar Negeri AS, John Kerry.

"Proses pembentukan pemerintahan sangat penting dalam menjaga stabilitas serta ketenangan di Irak dan kami berharap Maliki tidak memperkeruh keadaan," imbuh Kerry.

Gedung Putih bahkan mengatakan Wakil Presiden Joe Biden sudah menelpon Abadi, dan mengucapkan selamat atas penunjukkannya.

"Perdana menteri menunjukkan keinginannya untuk membentuk pemerintahan yang terbuka, yang bisa melawan ancaman ISIS," bunyi pernyataan Gedung Putih.

Maliki, yang didukung mayoritas Islam Syiah, disalahkan oleh dua sekutu utamanya, AS dan Iran, karena dituding sebagai penyebab pemberontakan minoritas Islam Suni di Irak. Para pemimpin Suni Irak dan suku Kurdi mendesak Maliki untuk lengser, sementara banyak warga Syiah yang sudah berpaling dari Maliki.

Krisis politik baru di Irak itu pecah bebeapa hari setelah AS melancarakan serangan militer pertama terhadap ISIS. Pasukan AS ditarik dari AS pada 2011. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inggris Ikut Bantu Pengungsi Korban ISIS di Irak

Inggris Ikut Bantu Pengungsi Korban ISIS di Irak

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 00:19 WIB

ISIS Kubur Ratusan Anak Irak Hidup-hidup

ISIS Kubur Ratusan Anak Irak Hidup-hidup

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 23:34 WIB

Menhan AS: Serangan Udara Akan Lumpuhkan Kelompok ISIS

Menhan AS: Serangan Udara Akan Lumpuhkan Kelompok ISIS

News | Sabtu, 09 Agustus 2014 | 06:53 WIB

Situasi di Irak Memanas, Investor Lepas Saham di Pasar Modal

Situasi di Irak Memanas, Investor Lepas Saham di Pasar Modal

Bisnis | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 16:30 WIB

Obama Izinkan Serangan Udara ke Wilayah Irak

Obama Izinkan Serangan Udara ke Wilayah Irak

News | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 09:29 WIB

Terkini

The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali

The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:30 WIB

Urutan Hair Care untuk Rambut Rontok Parah dan Mulai Beruban di Usia Menjelang Menopause

Urutan Hair Care untuk Rambut Rontok Parah dan Mulai Beruban di Usia Menjelang Menopause

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:25 WIB

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:20 WIB

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 16:14 WIB

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

News | Senin, 02 November 2026 | 16:11 WIB

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:10 WIB

×