Saksi Prabowo Dapat Telepon Misterius, MK Diminta Beri Perlindungan

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2014 | 11:29 WIB
Saksi Prabowo Dapat Telepon Misterius, MK Diminta Beri Perlindungan
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang ketiga perkara perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi pihak termohon di ruang sidang pleno MK Jakarta, (11/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Anggota tim kuasa hukum Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Maqdir Ismail, melaporkan ada orang tak dikenal yang menelepon saksi mereka yang hadirkan dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Ada telepon tidak jelas yang menghubungi saksi kami dari Papua tadi malam,” kata Maqdir dalam sidang lanjutan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK, Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Atas alasan tersebut, Maqdir meminta jaminan perlindungan dari MK kepada para saksi yang dihadirkan dalam sidang. Maqdir menginginkan agar saksi bisa bersaksi tanpa tekanan.

"Tentu ini harus ada jaminan. Whistle blowing sistem harus dilakukan dalam persidangan," ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua MK Hamdan Zoelva menegaskan para saksi yang sedang bersaksi di dalam sidang MK, mendapat perlindungan dari MK.

Namun menurut Hamdan, untuk perlindungan di luar persidangan, Hamdan mempersilakan para saksi dari kubu Prabowo-Hatta untuk melapor ke pihak kepolisian.

"Ruang sidang bebas tekanan. Pengamanan (saksi) dalam lingkungan Mahkamah dalam tanggung jawab Mahkamah. Kalau di luar (persidangan) harus lapor ke pihak kepolisian. Mahkamah akan menyambungkan ke kepolisian," ujar Hamdan.

Sidang MK yang digelar hari ini menghadirkan saksi dari pihak termohon KPU dan pihak terkait Jokowi-JK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awali Sidang Gugatan Pilpres, MK Mengheningkan Cipta

Awali Sidang Gugatan Pilpres, MK Mengheningkan Cipta

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 11:01 WIB

Mengenal Novela Nawipa, Saksi Paling Lucu di Sidang MK

Mengenal Novela Nawipa, Saksi Paling Lucu di Sidang MK

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 05:21 WIB

Sidang Sengketa Pilpres, 25 Saksi Diperiksa Hari Ini

Sidang Sengketa Pilpres, 25 Saksi Diperiksa Hari Ini

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 05:14 WIB

MK Rayakan Ultah ke-11 di Tengah Sidang Sengketa Pilpres

MK Rayakan Ultah ke-11 di Tengah Sidang Sengketa Pilpres

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 05:05 WIB

Prabowo Puji Novela Nawipa, Saksi Paling Lucu di MK

Prabowo Puji Novela Nawipa, Saksi Paling Lucu di MK

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 00:59 WIB

Putusan DKPP Akan Berbarengan dengan Putusan MK

Putusan DKPP Akan Berbarengan dengan Putusan MK

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 18:44 WIB

Terkini

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:39 WIB

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:24 WIB

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:23 WIB

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:18 WIB

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:17 WIB

Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Berbendera Asing Curi Kekayaan Indonesia, Prabowo Bakal Tindak Tegas

Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Berbendera Asing Curi Kekayaan Indonesia, Prabowo Bakal Tindak Tegas

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:12 WIB

Usai Izin Minum Kopi di Paripurna, Prabowo Pakai Kacamata Cek Fraksi Gerindra: Ada yang Tidur Nggak?

Usai Izin Minum Kopi di Paripurna, Prabowo Pakai Kacamata Cek Fraksi Gerindra: Ada yang Tidur Nggak?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08 WIB

Puan Maharani: DPR Akan Evaluasi KEM-PPKF RAPBN 2027 yang Dibacakan Prabowo pada 4 Juni

Puan Maharani: DPR Akan Evaluasi KEM-PPKF RAPBN 2027 yang Dibacakan Prabowo pada 4 Juni

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:58 WIB

Prabowo Sindir Bangsa 'Penjarah': Kaya karena Merampas, Tak Perlu Kita Kagumi!

Prabowo Sindir Bangsa 'Penjarah': Kaya karena Merampas, Tak Perlu Kita Kagumi!

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:58 WIB

Kerajaan-kerajaan yang Ada di Tatar Sunda

Kerajaan-kerajaan yang Ada di Tatar Sunda

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:54 WIB