Awali Sidang Gugatan Pilpres, MK Mengheningkan Cipta

Ruben Setiawan

Rabu, 13 Agustus 2014 | 11:01 WIB
Awali Sidang Gugatan Pilpres, MK Mengheningkan Cipta
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang ketiga perkara perselisihan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2014 dengan agenda mendengarkan keterangan saksi pihak termohon di ruang sidang pleno MK Jakarta, (11/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sidang perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang digelar di Mahkamah Konstitusi, hari ini, Rabu (13/8/2014), diawali mengheningkan cipta. Hal itu diminta oleh kuasa hukum pihak termohon, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Adnan Buyung Nasution.

Awalnya tak ada yang menduga akan adanya agenda mengheningkan cipta ini. Sebab, saat sidang baru berjalan lima menit, Adnan langsung maju ke depan meja majelis hakim dan langsung berkata, "Ada yang ingin kita sampaikan, ini urgent."

Sontak pernyataan Adnan ini ditanggpi Ketua Majelis Hakim Hamdan Zoelva dan bertanya, "Apakah itu rahasia?"

"Tidak, boleh didengar oleh umum," kata Adnan yang maju ke meja hakim.

Melihat peristiwa itu, kuasa hukum pemohon, Prabowo-Hatta, Maqdir Ismal, langsung melayangkan protes.

"Jangan di meja hakim, tapi di tempat masing-masing," kata Maqdir. Adnan yang berada di depan meja hakim langsung kembali ke tempat.

Kemudian, Adnan berkata, "Ada hal yang ingin saya sampaikan, Profesor kita, Harun Al Rasyid meninggal dunia, kita semua adalah muridnya. Saya mohon mengheningkan cipta sebentar. Kalau tidak sekarang, nanti habis sidang."

Permintaan Adnan langsung disetujui Hamdan selaku pemimpin sidang. "Sekarang saja, dia ini adalah profesor dan guru besar hukum ketatanegaraan dari UI. Mari kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing," kata Hamdan.

Setelah 10 menit menundukan kepala untuk mengheningkan cipta, Hamdan pun kembali melanjutkan jalannya sidang. Sidang MK yang digelar hari ini, rencananya akan menghadirkan saksi dari pihak termohon KPU dan pihak terkait Jokowi-JK.

Sebagai informasi, Harun Al Rasyid adalah Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia. Harun meninggal dunia pada Selasa (12/8/2014) malam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Novela Nawipa, Saksi Paling Lucu di Sidang MK

Mengenal Novela Nawipa, Saksi Paling Lucu di Sidang MK

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 05:21 WIB

Sidang Sengketa Pilpres, 25 Saksi Diperiksa Hari Ini

Sidang Sengketa Pilpres, 25 Saksi Diperiksa Hari Ini

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 05:14 WIB

MK Rayakan Ultah ke-11 di Tengah Sidang Sengketa Pilpres

MK Rayakan Ultah ke-11 di Tengah Sidang Sengketa Pilpres

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 05:05 WIB

Prabowo Puji Novela Nawipa, Saksi Paling Lucu di MK

Prabowo Puji Novela Nawipa, Saksi Paling Lucu di MK

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 00:59 WIB

Putusan DKPP Akan Berbarengan dengan Putusan MK

Putusan DKPP Akan Berbarengan dengan Putusan MK

News | Selasa, 12 Agustus 2014 | 18:44 WIB

Terkini

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

3 Kali Gagal Pasang Regulator, Gas LPG di Cilincing Meledak: Penghuni Kontrakan Terluka Parah!

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Tantowi Yahya: China Jauh di Depan dalam AI, Mahasiswa Bali Didorong Belajar ke Tsinghua

Bali | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:13 WIB

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

IHSG Menghijau pada Pembukaan Senin, Pantau ENRG

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Harga Minyak Dunia Naik Usai Serangan Drone Houthi Targetkan Fasilitas Saudi Aramco

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:02 WIB

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Apa yang Terjadi Jika DPRD Diam 14 Hari?

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Susul BTS, Stray Kids Tak Kirim Karya Musik ke dalam Nominasi Grammy 2027

Susul BTS, Stray Kids Tak Kirim Karya Musik ke dalam Nominasi Grammy 2027

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Jabat Kabaharkam Polri, Eks Kapolda Riau Resmi Sandang Jenderal Bintang Tiga

Jabat Kabaharkam Polri, Eks Kapolda Riau Resmi Sandang Jenderal Bintang Tiga

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Momen SBY-Jokowi Duduk Sebelahan Saksikan Prabowo Tiba Pakai Helikopter Jelang Upacara HUT TNI

Momen SBY-Jokowi Duduk Sebelahan Saksikan Prabowo Tiba Pakai Helikopter Jelang Upacara HUT TNI

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:57 WIB

Jorge Jesus Buka Pintu Cristiano Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal

Jorge Jesus Buka Pintu Cristiano Ronaldo Kembali ke Timnas Portugal

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:56 WIB

Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Eka Putra Sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel

Andi Sudirman Lantik Andi Winarno Eka Putra Sebagai Pj Sekda Provinsi Sulsel

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 08:50 WIB

×