Bawaslu Ternyata Tidak Akui Rekapitulasi Dua Distrik di Papua

Laban Laisila | Suara.com

Rabu, 13 Agustus 2014 | 18:58 WIB
Bawaslu Ternyata Tidak Akui Rekapitulasi Dua Distrik di Papua
Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Nasrullah. [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) rupanya tidak mengakui pelaksanaan hasil Pilpres 2014 di dua distrik di Papua.

Anggota Bawaslu Nasrullah mengatakan, hal itu disebabkan karena adanya kecurangan dan tidak dijalankannya rekomendasi Bawaslu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua.

"Saat rekapitulasi nasional kita merekomendasikan dan disepakati wilayah Mapia Barat dan Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai kita nolkan," kata Nasrullah dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Alasan tidak diakuinya suara di kedua distrik itu adalah supaya tidak merugikan peserta Pilpres. Rekomendasi Bawaslu ini pun sudah disetujui semua pihak saat rekapitulasi nasional di KPU RI, kecuali saksi pasangan nomer 1.

"Saksi pasangan nomor 1 keburu walk out," katanya.

Awalnya, Nasrullah menceritakan, Bawaslu menyelidiki proses pemilihan di dua distrik ini. Dalam penyelidikannya, tidak ditemukan pemungutan suara di dua distrik tersebut, baik dengan sistem noken atau sistem apa pun.

"Kita putuskan tidak ada pemungutan suara di dua distrik ini," jelasnya.

Namun, saat rekapitulasi Kabupaten, muncul hasil pemilihan dari dua distrik tersebut. Dengan hasil jumlah suara itu seluruhnya untuk pasangan nomor dua.

Nasrulloh mengungkapkan hampir 18 ribu suara, untuk Mapia Barat sekitar 6.000 suara lebih, dan Mapia Tengah 11 ribu lebih.

"Kita keluarkan rekomendasi pada KPU untuk melakukan pemilihan ulang. Namun tidak dapat dilaksanakan karena berbagai alasan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Pesan Ketua DKPP Untuk Dua Pasang Capres Cawapres

Ini Pesan Ketua DKPP Untuk Dua Pasang Capres Cawapres

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 18:42 WIB

KPU Papua Barat Balik Duga Kubu Prabowo Curang

KPU Papua Barat Balik Duga Kubu Prabowo Curang

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 18:19 WIB

Setelah Novela, Kini Muncul Beatrix

Setelah Novela, Kini Muncul Beatrix

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 17:34 WIB

Kubu Prabowo-Hatta Ngambek ke Media di Sidang DKPP

Kubu Prabowo-Hatta Ngambek ke Media di Sidang DKPP

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 16:56 WIB

Saksi Ahli: Sistem Noken Jangan Dihilangkan

Saksi Ahli: Sistem Noken Jangan Dihilangkan

News | Rabu, 13 Agustus 2014 | 16:36 WIB

Terkini

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:55 WIB

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan

News | Sabtu, 04 April 2026 | 18:02 WIB

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini

News | Sabtu, 04 April 2026 | 17:43 WIB

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:15 WIB

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:08 WIB

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa

News | Sabtu, 04 April 2026 | 16:01 WIB

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

3 Personel UNIFIL RI Terluka Lagi di Lebanon, Kemlu: Serangan Berulang Ini Tidak Dapat Diterima!

News | Sabtu, 04 April 2026 | 15:31 WIB

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

Mendagri Tito Kerahkan Praja IPDN, Percepat Pemulihan Permukiman Terdampak Bencana

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:43 WIB

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

Wujudkan Jakarta Terintegrasi, Pramono Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Koneksi CCTV ke Pemprov

News | Sabtu, 04 April 2026 | 14:05 WIB

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Dittipideksus Bareskrim Cekal Founder PT DSI

News | Sabtu, 04 April 2026 | 13:50 WIB