Sembunyi dari Kasus Pelecehan Seks, Pendiri WikiLeaks Akan "Segera" Keluar

Ruben Setiawan

Senin, 18 Agustus 2014 | 17:05 WIB
Sembunyi dari Kasus Pelecehan Seks, Pendiri WikiLeaks Akan "Segera" Keluar
Pendiri WikiLeaks Julian Assange dalam konferensi pers di Kedutaan Besat Ekuador di London, Inggris. (18/8). (Reuters/John Stillwell)

Suara.com - Julian Assange, pendiri situs pembocor dokumen rahasia pemerintahan, WikiLeaks, mengungkap rencananya untuk segera meninggalkan gedung Kedutaan Besar Ekuador, di London, Inggris. Namun, Assange tidak merinci kapan tepatnya dia keluar dari tempatnya berlindung selama dua tahun terakhir itu.

Sebelumnya, menurut sebuah laporan yang dilansir media pemberitaan Sky News, Assange berencana keluar dari kedutaan karena kondisi kesehatannya yang menurun. Namun, dalam konferensi pers yang digelar pada hari Senin (18/8/2014) di sebuah ruangan di kedutaan, Assange membantah laporan media milik pengusaha Rupert Murdoch tersebut.

"Saya akan meninggalkan kedutaan besar (Ekuador) segera... namun mungkin bukan karena alasan yang diberikan oleh media milik Murdoch dan Sky News saat ini," kata Assange dalam konferensi pers tersebut.

Ketika ditanya soal kondisi kesehatannya, lelaki asal Australia itu mengatakan, siapapun akan terpengaruh jika tinggal selama dua tahun di sebuah gedung tanpa melihat dunia luar atau terkena sinar matahari langsung. Keluhan itu pulalah yang disampaikan Assange dalam berbagai kesempatan.

Lelaki berusia 43 tahun tersebut menjadi kejaran aparat penegak hukum Amerika Serikat sejak WikiLeaks, situs yang dikelolanya, membocorkan dokumen-dokumen militer dan diplomatik rahasia pada tahun 2010 silam. Lelaki itu juga terancam jeratan pasal pelecehan seksual terhadap dua orang perempuan di Swedia, sebuah tuduhan yang terang-terangan dibantah olehnya.

Assange tinggal di gedung kedutaan besar Ekuador sejak tahun 2012 setelah mendapat suaka politik, untuk menghindari ekstradisi ke Swedia. Ia tidak akan berurusan dengan polisi selama berada di gedung kedutaan tersebut. Namun, begitu meninggalkan kedutaan, Assange akan ditangkap oleh pihak berwajib yang selalu berjaga sepanjang 24 jam sejak lelaki itu masuk dua tahun silam.

Situs WikiLeaks-nya juga baru-baru ini membuat panas telinga Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Situs tersebut mengungkap dokumen rahasia pengadilan Australia terkait perintah untuk menjaga kerahasiaan persidangan sebuah kasus korupsi yang melibatkan sejumlah pemimpin negara di Asia. Nama Presiden SBY dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri turut disebutkan dalam dokumen tersebut. Belakangan, pemerintah Australia menegaskan, SBY dan Megawati tidak terlibat kasus korupsi yang dimaksud. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keluar dari Tempat Persembunyian, Assange Akan Serahkan Diri ke Polisi

Keluar dari Tempat Persembunyian, Assange Akan Serahkan Diri ke Polisi

News | Senin, 18 Agustus 2014 | 16:06 WIB

BI: Bocoran Wikileaks Tidak Terkait SBY-Mega

BI: Bocoran Wikileaks Tidak Terkait SBY-Mega

News | Senin, 04 Agustus 2014 | 18:46 WIB

Adhie Massardi: Wikileaks Bukan Situs Penyebar Hoax

Adhie Massardi: Wikileaks Bukan Situs Penyebar Hoax

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 19:32 WIB

Kedubes Australia: SBY dan Mega Tak Terlibat Kasus Pencetakan Uang

Kedubes Australia: SBY dan Mega Tak Terlibat Kasus Pencetakan Uang

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 19:13 WIB

PDI Perjuangan: Dokumen Wikileaks Bohong!

PDI Perjuangan: Dokumen Wikileaks Bohong!

News | Kamis, 31 Juli 2014 | 18:48 WIB

Terkini

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Apakah Boleh Pakai Hair Mist Setiap Hari? Ini Tips Aman Menggunakannya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 05:39 WIB

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

×