ISIS Diduga Terus Berkembang di Banten

Ardi Mandiri | Suara.com

Selasa, 19 Agustus 2014 | 00:49 WIB
 ISIS Diduga Terus Berkembang di Banten
Anggota gerilyawan ISIS menyerang sejumlah kota di Lebanon [Reuters]

Suara.com - Polda Banten mewaspadai perkembangan gerakan "Islamic State of Iraq and Syria" atau ISIS, terutama dua daerah, yakni Pandeglang dan Lebak.

Kapolda Banten Brigjen Pol M Zulkaranin di Serang, Senin (18/8/2014), mengatakan, pihaknya masih melakukan pemantauan terhadap akitvitas orang-orang yang diduga sebagai anggota ISIS di Pandeglang dan Lebak.

Sebab, berdasarkan hasil pemantauan dan investigasi yang dilakukan jajarannya, ada orang-orang yang diduga sebagai anggota ISIS di dua daerah tersebut.

"Ini terus berkembang, laporan terakhir yang kami terima ada sekitar 65 orang. Kami belum bisa melakukan tindakan apapun, karena ini kaitannya dengan paham. Kalau ada tindakan pelanggaran hukum, tentu kami juga akan bertindak," kata Kapolda Banten usai halalbihalal bersama seribuan lebih ulama, kiai dan para santri di Mesjid Al-Bantani di Serang.

Ia mengatakan, untuk mengantisipasi terus berkembangnya paham dan ajaran ISIS tersebut di Banten, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat terutama kalangan ulama untuk memberikan pemahaman tentang ajaran agama Islam yang benar untuk menangkal paham tersebut.

"Ini bagian dari implementasi upaya kami mengajak semua elemen masyarakat untuk mengantisipasi perkembangan ISIS. Ini awal kegiatan kami, nanti disampaikan ke ponpes yang ada di Banten," kata Kapolda.

Menurutnya, pihaknya tidak hanya bergerak di atas, tapi juga melalui babinkamtibmas dan babinsa bersama tokoh ulama akan turun ke bawah atau ke masyarakat.

Ia mengatakan, untuk mencegah masuknya paham tersebut harus dilakukan melalui pencerahan dan pendidikan keagamaan yang benar kepada masyarakat. Sebab, paham ini tidak bisa ditindak secara hukum kecuali dengan edukatif dan pencerahan terkait ajaran Islam yang "rahmatan lil alamin".

"Apabila ada hal-hal yang bertentangan dengan hukum akan kami tindak, tapi paham tidak bisa ditindak sembarangan, sama dengan terorisme," katanya.

Sementara itu Ketua MUI Banten KH AM Romly mengatakan untuk mengantisipasi berkembangnya ISIS di Banten pihaknya sudah bertemu ormas-ormas Islam, untuk menyampaikan bahwa ajaran dan paham ISIS bertentangan dengan Islam. Pihaknya juga bersama ormas Islam dan tokoh masyarakat Banten sudah menyampaikan pernyataan sikap menolak ISIS.

"Kami akan terus berupaya memberikan pencerahan mengenai ajaran Islam yang benar, berdiskusi dan menyampaikan melalui 'pintu-pintu' khutbah Jumat, majelis taklim dan pesantren-pesantren melalui Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP)," kata Romly.

Ribuan masyarakat Banten yang terdiri dari para ulama, kyai dan pimpinan pondok pesantren serta para santri, menghadiri acara silaturahmi ulama dan umara (pemerintah) di Mesjid Raya Al-Bantani Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), di Serang, Senin.

Silaturahmi ulama dan umara yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Banten bekerja sama denga Polda Banten dihadiri Pelaksana Tugas Gubernur Banten Rano Karno, Kapolda Banten Brigjen Pol M Zulkarnain, Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin, Bupati Serang Taufik Nuriman, serta unsur perwakilan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), MUI dan pejabat Provinsi Banten.

Dalam silaturahmi ulama dan umara di Provinsi Banten tersebut, diisi dengan tausiyah oleh Habib Soleh Al-Jupri, salah seorang pengasuh pondok pesantren di Solo. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

Foto | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Mudik Lebaran 2026: Pelabuhan Alternatif Masih 'Ecek-ecek', Pemudik Jadi Korban?

Mudik Lebaran 2026: Pelabuhan Alternatif Masih 'Ecek-ecek', Pemudik Jadi Korban?

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:37 WIB

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 23:06 WIB

Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air

Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air

Foto | Rabu, 11 Maret 2026 | 18:04 WIB

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan

News | Selasa, 10 Maret 2026 | 16:42 WIB

Banjir Rendam 2.682 Rumah di Serang, Lebih dari 9.000 Warga Terdampak

Banjir Rendam 2.682 Rumah di Serang, Lebih dari 9.000 Warga Terdampak

News | Minggu, 08 Maret 2026 | 20:32 WIB

Waspada! Pasutri di Banten Iming-iming Remaja Kerja Restoran, Malah Diperdagangkan Lewat MiChat

Waspada! Pasutri di Banten Iming-iming Remaja Kerja Restoran, Malah Diperdagangkan Lewat MiChat

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 10:16 WIB

Link Pendaftaran Jawara Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Banten

Link Pendaftaran Jawara Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Banten

Lifestyle | Selasa, 24 Februari 2026 | 13:29 WIB

Menhub Ungkap 5 Titik Penahan Arus di Banten Jelang Mudik Terpadat

Menhub Ungkap 5 Titik Penahan Arus di Banten Jelang Mudik Terpadat

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 12:45 WIB

Link Pendaftaran Mudik Gratis Banten 2026 dan Syarat Lengkapnya: Kuota Terbatas, Dibuka Besok

Link Pendaftaran Mudik Gratis Banten 2026 dan Syarat Lengkapnya: Kuota Terbatas, Dibuka Besok

Otomotif | Selasa, 17 Februari 2026 | 13:07 WIB

Terkini

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

Prabowo Tegas ke AS: Investasi Boleh, Tapi Harus Ikut Aturan Indonesia

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

Prabowo Soal Tarif Resiprokal AS: Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar-tawar

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:27 WIB

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 18:21 WIB