Anas Bantah Pergi ke Singapura Dibiayai PT Dutasari Citra Laras

Achmad Sakirin | Suara.com

Jum'at, 29 Agustus 2014 | 17:32 WIB
Anas Bantah Pergi ke Singapura Dibiayai PT Dutasari Citra Laras
Anas Urbaningrum kembali diperiksa hari ini terkait kasus Hambalang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi dengan agenda pemeriksaan saksi, Jakarta, Kamis (14/8). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Terdakwa kasus proyek pembangunan Pusat Pelatihan dan Pendidikan Sarana Olahraga Nasional di Bukit Hambalang Bogor, Anas Urbaningrum, membantah biaya kepergianya ke Singapura dan Hongkong dibiayai oleh PT Dutasari Citra Laras (PR DCL).

Dia mengaku bahwa ia sendiri yang membeli tiket dan tidak menggunakan uang dari pihak mana pun.

"Terkait dengan biaya ke Singapura dan Hongkong, Apakah Pak Rony tahu siapa yang beli tiket saya," tanya Anas kepada Rony Wijaya di Pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2014).

"Saya tidak tahu pak, tetapi memang ada pengeluaran dari kantor untuk perjalanan Bapak ke Hongkong dan Singapura, dan itu sesuai dengan permintaan Pak Mahfud Suroso," jawab Rony.

Atas jawaban Rony tersebut, dia pun menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah menerima uang dari PT DCL untuk pembiayaannya ke Singapura dan Hongkong.

Selain itu, Anas juga membantah keterangan Rony yang mengatakan bahwa perusahaannya sering memberikan uang kepada Anas, dimana uang tersebut untuk keperluan Anas mulai dari melahirkan, sunatan, dan syukuran pindah rumah.

"Apakah Pak Rony tahu siapa yang meminta uang yang jumlahnya ada 10 juta, 20 juta?," tanya Anas.

"Yang minta itu Pak Mahfud, dan permintaan tersebut hampir untuk semua keperluan Pak Anas, ada kongres, melahirkan, sunatan, dan juga untuk syukuran pindah rumah," jawab Rony.

"Apakah Pak Rony tahu uang tersebut dikasih ke saya, dan khusus uang 200 juta, apakah Pak Rony tahu bahwa Pak Mahfud pergi ke Bandung dan bertemu dengan saya," tanya Anas lagi.

"Saya tidak tahu Pak, tapi uang tersebut dikeluarkan berdasarkan permintaan Pak Mahfud, dan dia sendiri yang antar, saya tidak tahu dia pergi dan memberikannya atau tidak, saya tidak tahu," jawab Rony atas pertanyaan Anas.

Kemudian dia juga menanyakan kepada Direktur Operasional PT DCL ini terkait uang 50 Miliar dan 100 Miliar yang menurut keterangan Mahfud pernah diberikan oleh PT DCL kepada Anas saat Konggres di Bandung pada tahun 2010.

"Apakah Pak Rony tahu bahwa PT Dutasari Citra Laras pernah memberikan uang yang jumlahnya ada 50 Miliar dan 100 Miliar saat Konggres di Bandung?," tanya Anas.

"Itu dari mana Pak, Itu nggak ada, uang 50 Miliar itu tidak ada, apalagi 100 Miliar, tidal ada Pak," jawabnya sambil tersenyum.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantan Ajudan Nazarudin Akui Sering Antar Bingkisan ke Marzuki Alie

Mantan Ajudan Nazarudin Akui Sering Antar Bingkisan ke Marzuki Alie

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 15:56 WIB

Wahyudi Utomo: Nazaruddin Sering Menyuruh Antarkan Uang

Wahyudi Utomo: Nazaruddin Sering Menyuruh Antarkan Uang

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 15:06 WIB

Saksi: PT Dutasari Sering Beri Anas Urbaningrum Duit

Saksi: PT Dutasari Sering Beri Anas Urbaningrum Duit

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 12:54 WIB

Pakar Hukum: Anas Bebas Kalau Jaksa Gagal Membuktikan Pencucian Uang

Pakar Hukum: Anas Bebas Kalau Jaksa Gagal Membuktikan Pencucian Uang

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 19:43 WIB

Usut Korupsi Hambalang, Bekas Penyidik KPK Pun Diperiksa KPK

Usut Korupsi Hambalang, Bekas Penyidik KPK Pun Diperiksa KPK

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 12:22 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

Krisis Iklim Menguat, Indonesia Butuh Komitmen Politik Kuat untuk Memitigasinya

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:18 WIB