NU Bali Gelar Seminar Menangkal ISIS

Achmad Sakirin

Minggu, 31 Agustus 2014 | 17:25 WIB
NU Bali Gelar Seminar Menangkal ISIS
Sejumlah tokoh lintas agama menggelar diskusi dengan tema "Umat Beragama & Kepercayaan Menolak ISIS Demi Keutuhan NKRI" di Jakarta, Senin (4/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jembrana, Bali, menggelar seminar guna menangkal gerakan radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), Minggu (31/8/2014). Dalam acara tersebut sejumlah takmin dan remaja masjid turut diundang.

"Saya minta Pemuda Ansor untuk mencegah masuknya aliran-aliran menyesatkan. Mari bersama-sama kita perkuat Pancasila sebagai dasar negara," kata Rois Syuriah PCNU Kabupaten Jembrana, KH Ahmad Damanhuri, di Negara.

Menurut dia, dalam menyelesaikan masalah kenegaraan, umat harus bersedia bermusyawarah dengan pemerintah.

Sementara itu, Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan yang hadir dalam seminar dirangkaikan silaturahmi di aula Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Jembrana itu mengemukakan bahwa gerakan ISIS mengancam persatuan bangsa di Indonesia.

"Gerakan ini harus diwaspadai. Bukan tidak mungkin mereka akan diam-diam membangun basis di Kabupaten Jembrana. Satu-satunya cara adalah menutup rapat ruang gerak bagi mereka," katanya.

Jauh sebelum munculnya gerakan tersebut, pihaknya sudah melakukan upaya mencegah terbentuknya organisasi yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa.

Upaya tersebut, antara lain dilakukan melalui kesepakatan tertulis dengan kepolisian terkait penegakan hukum dan sosialisasi ke sekolah-sekolah, mengoptimalkan peran Forum Komunikasi Antar-Umat Beragama (FKUB), dan verifikasi terhadap ormas.

"Kami juga melakukan kerja sama dengan Pemkab Banyuwangi (Jawa Timur) terkait pengawasan penduduk yang masuk dari sana ke Bali. Demikian juga sebaliknya," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Siapkan Wabah Pes Sebagai Senjata Pemusnah Massal?

ISIS Siapkan Wabah Pes Sebagai Senjata Pemusnah Massal?

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 13:12 WIB

Gerilyawan ISIS Kepung Pasukan PBB

Gerilyawan ISIS Kepung Pasukan PBB

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 12:28 WIB

Pesawat Tempur AS Gempur Basis ISIS di Mosul

Pesawat Tempur AS Gempur Basis ISIS di Mosul

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 11:32 WIB

Tahan ISIS, Irak Beli Helikopter Serang Mi-28

Tahan ISIS, Irak Beli Helikopter Serang Mi-28

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 03:39 WIB

 Menag: Pesantren Tidak Bakal Ajarkan Paham Radikal

Menag: Pesantren Tidak Bakal Ajarkan Paham Radikal

News | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 16:42 WIB

ISIS Janjikan Rumah dan Uang Untuk Anggota yang Ingin Nikah

ISIS Janjikan Rumah dan Uang Untuk Anggota yang Ingin Nikah

News | Sabtu, 30 Agustus 2014 | 02:15 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×