Lawan ISIS, Inggris Siap Pasok Senjata Etnis Kurdi

Laban Laisila | Suara.com

Kamis, 04 September 2014 | 22:44 WIB
Lawan ISIS, Inggris Siap Pasok Senjata Etnis Kurdi
Perdana Menteri Inggris David Cameron. (Reuters/Pascal Rossignol)

Suara.com - Inggris sedang mempertimbangkan menyediakan senjata langsung bagi pasukan Kurdi yang memerangi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), yang kini disebut Negara Islam (IS) di Irak utara.

Perdana Menteri Inggris David Cameron, Kamis (4/9/2014), menyatakan hal itu menyusul adanya ancaman pemenggalan terhadap seorang sandera asal Inggris, yang diidentifikasi sebagai David Haines.

"Inggris membantu mendapatkan senjata untuk rakyat Kurdi dan kami siap untuk melakukannya. Kami sedang mempertimbangkan apakah akan aktif memberi mereka senjata secara langsung dan apakah kami dapat melakukan lebih dengan secara langsung melatih milisi Kurdi," kata Cameron itu kepada televisi ITV.

Angkatan Udara Kerajaan (RAF) Inggrios telah mengangkut amunisi yang disediakan oleh sekutu dan peralatan non-mematikan buat pemerintah daerah di Irbil.

Peralatan itu termasuk 10 ton pelindung tubuh dari Inggri kemarin, Rabu (3/9/2014).

Tapi London cenderung untuk langsung mempersenjatai rakyat Kurdi dan memberi mereka pelatihan, setelah meningkatnya ancaman milisi Negara Islam (IS) yang telah menguasai sejumlah wilayah di Irak dan Suriah.

ISIS sempat menunjukkan pemenggalan kepala seorang jurnalis AS yang kedua, Steven Sotloff dan mengancam seorang tawanan Inggris lainnya.

Ketika ditanya apakah Inggris akan bergabung dengan AS dalam serangan udara terhadap pasukan IS, Cameron, saat di sela pertemuan NATO di Neeport mengatakan hal itu bisa menjadi pilihan.

"Saya pasti tidak mengecualikan satu pilihan pun dan saya akan selalu bertindak demi kepentingan nasional Inggris,” ujarnya. (AFP/ITV)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ajudan Pemimpin ISIS Tewas Dalam Serangan di Irak

Ajudan Pemimpin ISIS Tewas Dalam Serangan di Irak

News | Kamis, 04 September 2014 | 18:37 WIB

Tak Mau Disamai ISIS, Layanan Dompet Elektronik ini Ganti Nama

Tak Mau Disamai ISIS, Layanan Dompet Elektronik ini Ganti Nama

Tekno | Kamis, 04 September 2014 | 15:00 WIB

Pelajar Indonesia di Turki Target Utama Perekrutan ISIS

Pelajar Indonesia di Turki Target Utama Perekrutan ISIS

News | Kamis, 04 September 2014 | 14:43 WIB

Keluarga Steven Sotloff Tantang Pemimpin ISIS Debat Soal Islam

Keluarga Steven Sotloff Tantang Pemimpin ISIS Debat Soal Islam

News | Kamis, 04 September 2014 | 14:29 WIB

Terkini

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

Arus Balik Lebaran Mulai Padati Terminal Terpadu Pulo Gebang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 15:22 WIB

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

Arus Balik Mulai Padat, Tol JogjaSolo Ruas PrambananPurwomartani Diserbu Kendaraan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:59 WIB

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

Melonjak Dua Kali Lipat, Kunjungan Candi Prambanan Tembus 17 Ribu Orang per Hari

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:50 WIB

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Pastikan Tetap Akan Kooperatif

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:42 WIB

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB