Tim Transisi Bantah Kirim SMS ke Presiden SBY

Laban Laisila | Suara.com

Minggu, 07 September 2014 | 15:15 WIB
Tim Transisi Bantah Kirim SMS ke Presiden SBY
Tim Transisi Jokowi - JK. [Antara/Prasetyo Utomo]

Suara.com - Deputi Tim Transisi Jokowi-JK Hasto Kristiyanto membantah, pihaknya mengirim short message service (SMS) atau pesan singkat kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk meminta konsultasi

Hasto mengatakan, tidak mungkin Tim Transisi bisa mengirim SMS sembarangan ke orang nomor 1 di republik ini.

"Nggak pernah. Kami berdisplin soal itu. Siapa yang bisa berkirim surat ke Presiden SBY, yang bisa sms? Siapa? Nggak bisa," kata Hasto disela Silaturahmi Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, di Hotel Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta, (7/9/2014).

Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan ini mengatakan, Tim Transisi hanya ditugaskan untuk menyiapkan skala prioritas kebijakan pemerintahan Jokowi-JK mendatang. Sekaligus, untuk memuluskan jalannya pemerintahan Jokowi-JK pada tiga bulan pertama.

"Karena setelah itu kementerian akan berjalan dengan baik dan kita sudah dibubarkan. Namanya juga transisi. Kita mengantarkan tiga bulan pertama aja," terang Hasto.

Presiden SBY dalam rapat kabinet Jumat (5/9/2014) kemarin, sering mendapat SMS dari sejumlah orang yang mengaku utusan Tim Transisi Jokowi-JK.

SBY mengungkapkan SMS itu berisi permintaan konsultasi kepadanya dari orang-orang yang merasa akan menjadi menteri di Kabinet Jokowi kelak.

"Saya beberapa saat lalu mendapat pesan SMS, bukan hanya jajaran pemerintahan atau kabinet, tetapi di luar itu. Bunyinya seperti ini 'Pak, saya diundang oleh tim untuk membahas a,b,c,d'," kata Presiden SBY.

Tak terima dengan SMS itu, SBY pun membalas pesan singkat itu, dengan mengatakan tidak tepat membahas demikian.

Menurut SBY seharusnya tim transisi langsung berkonsultasi dengan Menteri Koordinator yang telah ditunjuknya, bukan justru calon menteri yang akan duduk di pemerintahan Jokowi.

"Saya bilang, kalau itu mungkin tidak tepat karena kalau mengundang membahas yang masih menjadi tanggung jawab pemerintahan sekarang ini tanggung jawab saya ya kurang tepat," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Tjahjo: Rakernas PDIP Digelar di Semarang

Tjahjo: Rakernas PDIP Digelar di Semarang

News | Minggu, 07 September 2014 | 06:09 WIB

Bambang Soesatyo Ragukan Kemampuan Jokowi Kembangkan Dunia Usaha

Bambang Soesatyo Ragukan Kemampuan Jokowi Kembangkan Dunia Usaha

News | Sabtu, 06 September 2014 | 14:23 WIB

Jokowi-JK Diharapkan Tidak Besar Pasak daripada Tiang

Jokowi-JK Diharapkan Tidak Besar Pasak daripada Tiang

News | Sabtu, 06 September 2014 | 13:29 WIB

Polisi Siap Amankan Pelantikan Jokowi Sebagai Presiden RI

Polisi Siap Amankan Pelantikan Jokowi Sebagai Presiden RI

News | Sabtu, 06 September 2014 | 19:12 WIB

Di Kudus, Relawan Jokowi dan Prabowo Lakukan Rekonsiliasi

Di Kudus, Relawan Jokowi dan Prabowo Lakukan Rekonsiliasi

News | Sabtu, 06 September 2014 | 09:41 WIB

Terkini

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:20 WIB

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:01 WIB

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:52 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:43 WIB

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:35 WIB