ICW: Gamawan Fauzi Lupakan Sejarahnya Sendiri Bila Dukung Pilkada Lewat DPRD

Siswanto | Suara.com

Selasa, 09 September 2014 | 14:26 WIB
ICW: Gamawan Fauzi Lupakan Sejarahnya Sendiri Bila Dukung Pilkada Lewat DPRD
Menteri Keuangan Chatib Basri (kiri) bersama Mendagri Gamawan Fauzi (kanan). (Setkab.go.id)

Suara.com - Mendagri Gamawan Fauzi dinilai melupakan sejarah bila mendukung pilkada dikembalikan lagi ke DPRD.

Peneliti Indonesia Corruption Watch, Donald Faridz, mengingatkan sebelum menjadi menteri, Gamawan adalah Gubernur Sumatera Barat di tahun 2005. Ketika itu Gamawan dipilih rakyat secara langsung.

"Beliau hanya diusung dua partai kecil, PDI Perjuangan dan Partai Bulan Bintang. Kalau pilkada saat itu ada di tangan DPRD, Gamawan tidak akan menjadi gubernur. Dia telah melupakan sejarah," kata Donald di Galeri Cafe, TIM, Jalan Cikini Raya 73, Jakart Pusat, Selasa (9/9/2014).

Saat itu, kata Donald, Gamawan melawan rivalnya yang didukung oleh kekuatan uang.

Terkait dengan argumentasi bahwa pilkada langsung biayanya sangat mahal dibandingkan pilkada lewat DPRD, menurut Donald itu hanya logika yang dibangun untuk menggolkan perubahan mekanisme pilkada.

"Logika ini yang sengaja dibangun oleh partai politik (pendukung pilkada lewat DPRD) seolah-olah masyarakat yang menyebabkan cost membengkak. Bukan publik yang menjadi sumber masalah, tapi parpol yang menjadi masalah dan kandidat itu sendiri," ujarnya.

Menurut dia biaya pilkada terbesar, katanya, justru untuk mendapatkan dukungan atau 'perahu' serta untuk kepentingan lain diinternal partai.

RUU Pilkada yang di dalamnya terdapat mekanisme Pilkada Gubernur, Wali Kota, dan Bupati akan disahkan DPR RI pada tanggal 25 September 2014. Saat ini, rancangan tersebut sedang dibahas di Panja RUU Pilkada.

Sebelumnya, Gamawan Fauzi menilai pilkada, baik yang dipilih langsung oleh rakyat maupun yang dipilih melalui DPRD, dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Karena itu, pemerintah harus mempertimbangkan dengan matang.

Dengan pilkada yang dipilih secara langsung, kata Mendagri, saat ini sudah ada 321 kepala daerah yang menghadapi proses hukum.

Namun Mendagri menegaskan, sikap pemerintah tidak keberatan jika sistem pilkada dilakukan secara langsung, selama ada mekanisme peraturan yang dapat menekan potensi biaya mahal.

“Kami setuju kalau gubernur itu dipilih langsung. Itu yang sedang kami pertimbangkan, yakni bagaimana kondisi sosial di tingkat bawah," kata Mendagri.

Menurut Mendagri, apakah pilkada dipilih secara langsung oleh rakyat, atau dipilih oleh DPRD, atau hanya pilkada kabupaten/kota yang dipilih secara langsung sementara pilkada gubernur melalui DPRD, akan tergantung pada keputusan DPR dalam pembahasan RUU Pilkada yang sudah sudah ada di Panitia Kerja DPR.

Mendagri hanya mengingatkan, rancangan sistem pilkada yang akan ditentukan dalam undang-undang tersebut harus diputuskan dengan pertimbangan-pertimbangan jangka panjang, antara lain kaitannya dengan pelaksanaan otonomi daerah.

"Ini juga terkait dengan desain otonomi daerah yang akan terpengaruh, apakah titik beratnya nanti ada di provinsi supaya lebih efektif penyelenggaraan pemerintahannya? Jadi, wacana ini harus dilihat secara komprehensif," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Kepentingan Bisnis di Balik Debat Pilkada Langsung atau Lewat DPRD?

Ada Kepentingan Bisnis di Balik Debat Pilkada Langsung atau Lewat DPRD?

News | Selasa, 09 September 2014 | 13:58 WIB

Debat Mekanisme Pilkada Bukan Perang Kubu Jokowi Vs Merah Putih

Debat Mekanisme Pilkada Bukan Perang Kubu Jokowi Vs Merah Putih

News | Selasa, 09 September 2014 | 20:19 WIB

Dirjen Otda: Pemerintah Masih Inginkan Pilkada Langsung

Dirjen Otda: Pemerintah Masih Inginkan Pilkada Langsung

News | Selasa, 09 September 2014 | 12:22 WIB

Pilkada Langsung atau Lewat DPRD, Mendagri: Dua-duanya Ada Kelebihan

Pilkada Langsung atau Lewat DPRD, Mendagri: Dua-duanya Ada Kelebihan

News | Selasa, 09 September 2014 | 11:09 WIB

Terkini

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:00 WIB

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:55 WIB

Viral  Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB