Penyesalan Rossi untuk Yamaha dan Pengakuan soal Lorenzo

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 12 September 2014 | 15:24 WIB
Penyesalan Rossi untuk Yamaha dan Pengakuan soal Lorenzo
Valentino Rossi (tengah) dan Jorge Lorenzo, beserta Marc Marquez (kanan), dalam satu sesi jumpa pers MotoGP. [MotoGP.com]

Suara.com - Valentino Rossi adalah pebalap motor dunia yang bisa dikatakan sudah identik dengan Yamaha. Apalagi bagi publik Indonesia, di mana Rossi belakangan rutin muncul dalam iklan produk sepeda motor ternama tersebut.

Tapi Rossi tidak selalu bersama Movistar Yamaha, nama resmi timnya saat ini. Dikenal awalnya di kelas lebih rendah sebagai pebalap andalan Aprilia, kemudian mengawali prestasi kelas utamanya bersama Honda, Rossi bahkan kemudian sempat meninggalkan Yamaha saat jaya-jayanya, bergabung bersama Ducati selama dua musim.

Diketahui, konon keberadaan Jorge Lorenzo di Yamaha menjadi salah satu pemicu utama hengkangnya Rossi saat itu. Terkait hal itu, kepada situs MotoGP.com, jelang dimulainya balapan ke-13 MotoGP tahun ini di Misano, Rossi pun buka-bukaan soal perasaan, sekaligus penyesalannya terhadap periode tersebut.

"Adalah sebuah kekeliruan (saat itu) pindah ke Ducati karena saya merasa tersinggung oleh Yamaha. Karena setelah memenangi gelar (juara) bersama Yamaha tahun 2004 dan 2005, usai sekian tahun Yamaha berusaha berjuang, mereka memutuskan menarik masuk rekan setim yang kuat, dan saat itu saya merasa benar-benar tersinggung," jelas Rossi.

"Tapi kini saya paham bahwa saya salah. Terutama juga karena perlakuan di boks (tim balap) Yamaha sebenarnya selalu seimbang," sambungnya.

"Bahkan pada 2008 saat Jorge datang, kami tetap berada pada level yang sama, dan sekarang pun masih demikian. Tahun ini Yamaha malah melakukan upaya besar bagiku, menciptakan kondisi di mana saya bisa menampilkan kemampuan maksimalku. Tapi mereka juga melakukan yang terbaik untuk Lorenzo. Dan saya bisa katakan kami 50-50 dalam konteks pentingnya kami bagi tim ini," tegasnya.

Secara khusus, Rossi pun tak ketinggalan memberikan pandangannya tentang Lorenzo, sang juara musim 2010 dan 2012. Termasuk soal hubungan secara pribadi dengan pebalap asal Spanyol itu.

"Saya tak pernah beradu argumen dengan Lorenzo. Kami berdua mungkin pesaing berat, tapi kami bisa sejalan dengan baik. Ada atmosfer bagus di tim ini, meski kami sendiri saling bersaing. Saya kira, paling cuma ada kesalahan dari Yamaha soal pipa knalpot saat di (Sirkuit) Assen, di mana mereka harusnya memberiku satu dan Lorenzo satu, tapi akhirnya malah memberikan dia dua. Namun itu bukanlah masalah besar," ujarnya pula.

Terkait sisa musim ini dan target tim mereka serta dirinya sendiri, Rossi pun menegaskan bahwa semangat persaingan itu masih kuat dan akan terus memicu penampilan maksimal mereka.

"Kami punya tantangan sangat besar di depan, dari sekarang sampai akhir musim. Sebab, saya ada di atas Lorenzo saat ini di klasemen, tapi dia akan bertekad menyussul, dan dia terus bertambah kuat. Dan kami juga perlu terus mencoba mengalahkan (para pebalap) Honda. Pedrosa tidak begitu jauh (di atasku). Itulah target-target utama kami saat ini," jelasnya.

Lalu, soal sudah seberapa puas dia dengan usahanya untuk comeback sejauh ini, Rossi mengakui belum sepenuhnya, kendati merasa sudah cukup puas.

"Saya senang, tapi tidak 100 persen karena saya butuh meraih kemenangan (menjuarai seri balapan). Saya jelas berbohong jika coba membantah hal itu," tandasnya. [MotoGP.com]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adopsi Format Esports, Sponsor MotoGP dan LaLiga Gelar Liga Futures UEX

Adopsi Format Esports, Sponsor MotoGP dan LaLiga Gelar Liga Futures UEX

Sport | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:05 WIB

MotoGP Jerman 2026: Kembali ke Sachsenring, Marc Marquez Siap Juara Lagi?

MotoGP Jerman 2026: Kembali ke Sachsenring, Marc Marquez Siap Juara Lagi?

Your Say | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:25 WIB

Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027

Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027

Sport | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:30 WIB

Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026

Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026

Sport | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:56 WIB

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Melesat dari Posisi Buncit, Aksi Beringas Pembalap Valrossi Bawa CRF250R di Kejurnas Motocross 2026

Otomotif | Senin, 29 Juni 2026 | 18:55 WIB

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 12:20 WIB

Berani Teken Kontrak 4 Tahun, Pecco Bagnaia Percaya dengan Proyek Aprilia

Berani Teken Kontrak 4 Tahun, Pecco Bagnaia Percaya dengan Proyek Aprilia

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 12:15 WIB

MotoGP Belanda 2026: Sengit, Jorge Martin Ambil Alih Pimpinan Klasemen!

MotoGP Belanda 2026: Sengit, Jorge Martin Ambil Alih Pimpinan Klasemen!

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 09:53 WIB

MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir

MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 14:40 WIB

Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors

Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:45 WIB

Terkini

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:13 WIB

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

Intelijen Israel Bongkar Dugaan Skenario Iran Bunuh Trump, Washington Respon Santai

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 07:00 WIB

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

×