Ini Alasan Pemerintah Revisi UU Pilkada

Laban Laisila

Sabtu, 13 September 2014 | 11:09 WIB
Ini Alasan Pemerintah Revisi UU Pilkada
Sosialisasi dan simulasi pemilu untuk penyandang disabilitas di KPU Jakarta, Jumat (4/4). [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Banyaknya kasus korupsi yang menjerat kepala daerah ternyata menjadi salah satu alasan pemerintah mengajukan revisi UU Pilkada. Pemerintah berupaya melakukan perbaikan dalam proses pemilihan kepala daerah. Hal ini persis seperti pendapat kubu Koalisi Merah Putih di DPR.

"Pada waktu itu kita memperoleh kesimpulan dalam memperbaiki, pemerintah mengusulkan untuk melakukan Pilkada (tak langsung)," kata juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Dodi Riatmadji dalam diskusi di Warung Daun, Cikini,Jakarta Pusat, Sabtu (13/9/2014).

Pertimbangan melakukan revisi itu, menurutnya adalah ada 227 kepala daerah yang tersangkut masalah hukum, sebagian terlibat kasus korupsi yang terus berkembang.

"Ini suatu hal yang menjadi korelasi dengan hal tersebut," imbuh dia.

Selain masalah korupsi, menurutnya, Pilkada langsung dinilai menimbulkan konflik horizontal antarwarga, sehingga menimbulkan banyak kerusuhan.

Hal tersebut dapat dilihat di Papua yang menyebabkan beberapa warga yang harus kehilangan nyawanya.

"Seperti di Timika, adanya pembunuhuan dari pemilihan langsung," terang Dodi.

Tapi di sisi lain, pemerintah kini malah cenderung berbalik arah dengan menginginka Pilkada langsung secara serentak.

Dalam beberapa kesempatan, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sempat mengatakan dua opsi tadi masih terbuka.

Pemerintah juga tak ingin menciderai hak politik dan konstitusi masyarakat dengan menghapus begitu saja mekanisme Pilkada langsung dengan alasan biaya yang besar.

Untuk itu, opsi Pilkada langsung secara serentak bisa menjadi pilihan dan lebih murah.

Saat ini di DPR, perdebatan soal RUU Pilkada terbagi menjadi dua kubu. Kubu pertama yang diusung Koalisi Merah Putih menginginkan Pilkada lewat DPRD.

Sementara tiga partai lainnya, yakini PDI Perjuangan, PKB dan Hanura menginginkan Pilkada tetap langsung di tangan rakyat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua KPK: Pilkada Seharusnya di Tangan Rakyat

Ketua KPK: Pilkada Seharusnya di Tangan Rakyat

News | Jum'at, 12 September 2014 | 20:42 WIB

Jokowi Siap Jadi Penengah Antara Ahok dan Gerindra

Jokowi Siap Jadi Penengah Antara Ahok dan Gerindra

News | Jum'at, 12 September 2014 | 18:20 WIB

PDI Perjuangan DIY Instruksikan Kader Dukung Pilkada Langsung

PDI Perjuangan DIY Instruksikan Kader Dukung Pilkada Langsung

News | Jum'at, 12 September 2014 | 18:00 WIB

Aher Menolak Komentar soal Polemik RUU Pilkada

Aher Menolak Komentar soal Polemik RUU Pilkada

News | Sabtu, 13 September 2014 | 00:26 WIB

Terkini

Bantu Cerahkan Wajah Kusam: 5 Facial Wash Berbahan Vitamin C & Niacinamide

Bantu Cerahkan Wajah Kusam: 5 Facial Wash Berbahan Vitamin C & Niacinamide

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:50 WIB

Gitaris New Found Glory, Chad Gilbert Meninggal Dunia di Usia 45 Tahun

Gitaris New Found Glory, Chad Gilbert Meninggal Dunia di Usia 45 Tahun

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:50 WIB

Nusron Wahid Saat Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar: Tanya Pak Bahlil

Nusron Wahid Saat Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar: Tanya Pak Bahlil

News | Senin, 21 September 2026 | 14:46 WIB

Blunder 'Tengil' Ed Sheeran Coret Macklemore, Akhirnya Minta Maaf

Blunder 'Tengil' Ed Sheeran Coret Macklemore, Akhirnya Minta Maaf

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 14:45 WIB

Waspada! Suara Sound Horeg Berisiko Turunkan Pendengaran

Waspada! Suara Sound Horeg Berisiko Turunkan Pendengaran

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 14:45 WIB

Eks Pimpinan KPK Soroti Penegak Hukum di Balik RUU Perampasan Aset

Eks Pimpinan KPK Soroti Penegak Hukum di Balik RUU Perampasan Aset

News | Senin, 21 September 2026 | 14:44 WIB

Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR

Atletico Madrid Bekuk Real Madrid 2-1, Mourinho Mengamuk Bawa Kertas Bukti Kesalahan VAR

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:43 WIB

Ubah Keresahan Jadi Karya, Ayu Rianna Berbagi Tips di Yoursay Writing Class

Ubah Keresahan Jadi Karya, Ayu Rianna Berbagi Tips di Yoursay Writing Class

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:42 WIB

OJK Tanggapi Wacana Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Himbara, Ganggu Likuiditas?

OJK Tanggapi Wacana Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Himbara, Ganggu Likuiditas?

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 14:42 WIB

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Banten | Senin, 21 September 2026 | 14:40 WIB

×