Isu Gempa 8 SR Akibat Letusan Slamet, Masyarakat Diminta Tenang

Ruben Setiawan

Kamis, 18 September 2014 | 02:20 WIB
Isu Gempa 8 SR Akibat Letusan Slamet, Masyarakat Diminta Tenang
Letusan lava pijar Gunung Slamet terlihat dari desa Pandansari, Paguyangan, Brebes, Jumat (12/9). [Antara/Idhad Zakaria]

Suara.com - Masyarakat diminta untuk tidak mempercayai informasi yang beredar melalui pesan singkat telepon seluler dan BlackBerry Message (BBM) terkait dengan akan terjadi gempa bumi berkekuatan 8 Skala Richter akibat peningkatan aktivitas Gunung Slamet, Rabu malam.

"Itu hanya isu yang beredar di tengah masyarakat sejak beberapa hari terakhir, masyarakat tidak perlu khawatir," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah Sarwa Pramana saat dikonfirmasi melalui telepon di Semarang, Rabu (17/9/2014) malam.

Sarwa mengaku sudah melakukan klarifikasi ke berbagai pihak terkait, termasuk ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

"Itu informasi yang tidak benar, apalagi disebutkan bahwa gempa terjadi di Kebumen, padahal Gunung Slamet tidak masuk ke wilayah tersebut," ujarnya.

Menurut dia, informasi yang tidak benar sering kali beredar di kalangan masyarakat, terutama saat ada peningkatan aktivitas suatu gunung berapi.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belum dapat dikonfirmasi melalui telepon terkait dengan adanya informasi yang menyebutkan akan terjadi gempa bumi yang berkekuatan 8 SR di sejumlah daerah.

Berdasarkan hasil pantauan yang dilakukan terhadap aktivitas Gunung Slamet pada hari Rabu (17/9/2014) pukul 12.00 hingga pukul 18.00 WIB, diketahui telah terjadi sebelas kali letusan abu warna kelabu tebal kehitaman dengan ketinggian mencapai 700 sampai 1.200 meter yang condong ke selatan dan barat daya disertai lontaran material setinggi 300 sampai 500 meter serta enam kali suara dentuman sedang-kuat.

Selain itu, juga terjadi 29 kali gempa embusan, sebelas kali gempa letusan, dan dua kali gempa tremor harmonik.

Kesimpulan yang bisa diambil dari data-data tersebut adalah Gunung Slamet berstatus Siaga. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunung Slamet Kembali Mengalami Erupsi

Gunung Slamet Kembali Mengalami Erupsi

News | Rabu, 17 September 2014 | 12:38 WIB

Gunung Slamet Masih Berstatus Siaga

Gunung Slamet Masih Berstatus Siaga

News | Selasa, 16 September 2014 | 15:38 WIB

Surono: Aktivitas Gunung Slamet Menurun

Surono: Aktivitas Gunung Slamet Menurun

News | Minggu, 14 September 2014 | 15:35 WIB

Surono: Letusan Gunung Slamet Tidak Akan Sebesar Merapi

Surono: Letusan Gunung Slamet Tidak Akan Sebesar Merapi

News | Minggu, 14 September 2014 | 05:15 WIB

Keluarkan Asap Putih, Aktivitas Gunung Slamet Menurun

Keluarkan Asap Putih, Aktivitas Gunung Slamet Menurun

News | Sabtu, 13 September 2014 | 16:30 WIB

Aktivitas Gunung Slamet Masih Fluktuatif

Aktivitas Gunung Slamet Masih Fluktuatif

News | Sabtu, 13 September 2014 | 08:46 WIB

Terkini

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:35 WIB

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

×