10 Perbaikan RUU Pilkada dari Partai Demokrat

Siswanto | Suara.com

Kamis, 18 September 2014 | 11:56 WIB
10 Perbaikan RUU Pilkada dari Partai Demokrat
Konferensi pers partai Demokrat mendukung pilkada langsung. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Partai Demokrat resmi mendukung pilkada langsung tetap dipertahankan dalam RUU Pilkada. Tetapi, partai ini memberikan 10 catatan perbaikan terhadap pelaksanaan pilkada langsung.

"Ke 10 poin yang kita inginkan dimasukkan ke dalam pasal-pasal," kata Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan di kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Keramat Raya, Kamis (18/9/2014).

Kesepuluh catatan dari Partai Demokrat, meliputi:

1. Uji publik atas integritas calon gubernur, calon bupati, dan calon wali kota.
2. Efisiensi biaya harus dan mutlak dilakukan.
3. Pengaturan kampanye terbuka.
4. Akuntabilitas penggunaan dana kampanye.
5. Larangan politik uang dan sewa kendaraan partai.
6. Larangan untuk melakukan fitnah dan kampanye hitam.
7. Larangan pelibatan aparat birokrasi.
8. Larangan pencopotan aparat birokrasi
9. Penyelesaian hasil pengumuman suara.
10. Pencegahan kekerasan calon atas kepatuhan hukum pendukungnya.

Syarif mengatakan bila semua poin dilaksanakan, pilkada langsung akan berjalan lebih baik dari sekarang.

Menurut Syarief jika salah satu dari 10 poin tersebut dilanggar peserta pilkada, penyelenggara pemilu harus tegas dengan mendiskualifikasinya.

"Kalau ini dilanggar, Partai Demokrat menginginkan agar calon tersebut didiskualifikasi. Partai Demokrat ingin itu dimasukkan ke pasal-pasal RUU pilkada yang sedang berjalan sekarang," kata Syarief.

Pengesahan RUU Pilkada akan dilaksanakan pada 25 September 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demokrat: Perbaikan Pilkada Langsung Harus Masuk UU

Demokrat: Perbaikan Pilkada Langsung Harus Masuk UU

News | Kamis, 18 September 2014 | 11:42 WIB

Demokrat Pilih Pilkada Langsung, Koalisi Merah Putih: Kita Lihat Saja Nanti

Demokrat Pilih Pilkada Langsung, Koalisi Merah Putih: Kita Lihat Saja Nanti

News | Kamis, 18 September 2014 | 11:09 WIB

Pilih Pilkada Langsung karena Tak Percaya dengan Anggota DPRD?

Pilih Pilkada Langsung karena Tak Percaya dengan Anggota DPRD?

News | Kamis, 18 September 2014 | 08:44 WIB

Akhirnya, Demokrat Dukung Pilkada Langsung

Akhirnya, Demokrat Dukung Pilkada Langsung

News | Kamis, 18 September 2014 | 08:15 WIB

Kepala Daerah yang Rangkap Ketua Parpol Terancam Diberhentikan

Kepala Daerah yang Rangkap Ketua Parpol Terancam Diberhentikan

News | Rabu, 17 September 2014 | 18:50 WIB

Terkini

Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal

Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:59 WIB

Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan

Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:54 WIB

Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum

Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:51 WIB

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:42 WIB

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:38 WIB

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:31 WIB

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:19 WIB

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:17 WIB

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:10 WIB