Gerindra: Pilkada Tak Langsung Adalah Revolusi Mental

Ardi Mandiri

Kamis, 25 September 2014 | 23:44 WIB
 Gerindra: Pilkada Tak Langsung Adalah Revolusi Mental
Suasana Rapat Paripurna ke-9 DPR RI di gedung Nusantara II Jakarta, Kamis (25/9). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Partai Gerindra melalui anggota fraksinya, Rindhoko, dalam sidang paripurna DPR tentang RUU Pilkada mengatakan pemilihan kepala daerah melalui DPRD mampu menjadi Revolusi Mental bagi masyarakat.

"Dengan pilkada tidak langsung kita mengajarkan antipolitik uang di masyarakat. Itulah yang namanya Revolusi Mental," kata Rindhoko dalam sidang paripurna DPR tentang RUU Pilkada di Jakarta, Kamis (25/9/2014).

Menurut dia, jika dengan penerapan pilkada tidak langsung masih ditemukan praktik politik uang, hal tersebut tidak berefek luas dalam masyarakat.

"Kalau pun ada, hanya melibatkan puluhan sampai ratusan orang di pemerintahan, tapi tidak sampai jutaan (masyarakat Indonesia)," katanya.

Rindhoko menilai akibat maraknya politik uang yang beredar pada masa kampanye Pemilu menyebabkan budaya yang buruk terhadap warga.

"Coba itu, gara-gara main uang sampai muncul slogan 'wani piro?' ketika seorang warga diminta memilih calon tertentu," kata Rindhoko mencontohkan.

Selain itu, menurut dia, pilkada langsung juga kerap dijadikan alat untuk mengembalikan modal kampanye dari calon legislatif yang telah terpilih.

Dalam sidang paripurna RUU Pilkada yang berlangsung hari ini terdapat dua kelompok yang berbeda pendapat terhadap pengesahan RUU Pilkada ini.

Kelompok yang menyetujui Pilkada langsung merupakan Koalisi Jokowi yang terdiri dari Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP), Parta Demokrat, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Hanura.

Sedangkan kubu yang memilih Pilkada melalui DPRD yaitu Koalisi Merah-Putih yang terdiri dari Partai Gerindra, Golkar, PAN, PKS, dan PPP. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Jam Lebih, Skors Paripurna RUU Pilkada Dicabut

Tiga Jam Lebih, Skors Paripurna RUU Pilkada Dicabut

News | Kamis, 25 September 2014 | 23:18 WIB

Demokrat: 10 Syarat Kami Tidak Bisa Ditawar

Demokrat: 10 Syarat Kami Tidak Bisa Ditawar

News | Kamis, 25 September 2014 | 23:14 WIB

Soal Pilkada, PKS Berharap Demokrat Bersikap "Sesuai Hati Nurani"

Soal Pilkada, PKS Berharap Demokrat Bersikap "Sesuai Hati Nurani"

News | Kamis, 25 September 2014 | 20:26 WIB

Priyo: Jika Harus "Voting", Opsinya Juga Belum Mengerucut

Priyo: Jika Harus "Voting", Opsinya Juga Belum Mengerucut

News | Kamis, 25 September 2014 | 20:21 WIB

Priyo Jamin Paripurna RUU Pilkada Berjalan Adil dan Baik

Priyo Jamin Paripurna RUU Pilkada Berjalan Adil dan Baik

News | Kamis, 25 September 2014 | 19:53 WIB

PDI Perjuangan Pertimbangkan Opsi Ketiga Demokrat

PDI Perjuangan Pertimbangkan Opsi Ketiga Demokrat

News | Kamis, 25 September 2014 | 19:42 WIB

Demokrat Belum Punya Rencana Jika Opsi Ketiga Ditolak

Demokrat Belum Punya Rencana Jika Opsi Ketiga Ditolak

News | Kamis, 25 September 2014 | 19:38 WIB

Priyo: Opsi Ketiga Demokrat Tak akan Direspon Paripurna

Priyo: Opsi Ketiga Demokrat Tak akan Direspon Paripurna

News | Kamis, 25 September 2014 | 19:08 WIB

Sidang Diskors, RUU Pilkada Dibawa ke Forum Lobi

Sidang Diskors, RUU Pilkada Dibawa ke Forum Lobi

News | Kamis, 25 September 2014 | 18:05 WIB

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kompak Kenakan 'Dresscode' Merah

Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kompak Kenakan 'Dresscode' Merah

News | Kamis, 25 September 2014 | 17:47 WIB

Terkini

Krisis Otomotif Paksa Volkswagen Sulap Pabrik Mobil Jadi Fasilitas Militer

Krisis Otomotif Paksa Volkswagen Sulap Pabrik Mobil Jadi Fasilitas Militer

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 17:15 WIB

Jangan Asal Viral! Peringatan Keras Komdigi untuk Para Kreator Konten di Era AI

Jangan Asal Viral! Peringatan Keras Komdigi untuk Para Kreator Konten di Era AI

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 17:13 WIB

Kortastipidkor Temukan Sejumlah Masalah Kopdes Merah Putih, Transparansi Pengadaan Dinilai Minim

Kortastipidkor Temukan Sejumlah Masalah Kopdes Merah Putih, Transparansi Pengadaan Dinilai Minim

News | Rabu, 09 September 2026 | 17:13 WIB

Rektor Unhas: Tuntaskan Pengeboman Ikan

Rektor Unhas: Tuntaskan Pengeboman Ikan

Sulsel | Rabu, 09 September 2026 | 17:08 WIB

Rupiah Paling Berotot se-Asia Hari Ini, Ditutup ke Level Rp17.511

Rupiah Paling Berotot se-Asia Hari Ini, Ditutup ke Level Rp17.511

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 17:06 WIB

Cerai Berujung Bayar Rp28 Triliun, Bos Game Korea Serahkan 35 Persen Saham ke Mantan Istri

Cerai Berujung Bayar Rp28 Triliun, Bos Game Korea Serahkan 35 Persen Saham ke Mantan Istri

Entertainment | Rabu, 09 September 2026 | 17:03 WIB

Ada 3 Bakteri Patogen di Menu MBG Karo, Dokter Bedah Sebut Bisa Picu Komplikasi Berat pada Siswa

Ada 3 Bakteri Patogen di Menu MBG Karo, Dokter Bedah Sebut Bisa Picu Komplikasi Berat pada Siswa

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 17:01 WIB

TV Layar Besar Makin Diminati, Sharp Gabungkan Teknologi dan Layanan Premium

TV Layar Besar Makin Diminati, Sharp Gabungkan Teknologi dan Layanan Premium

Tekno | Rabu, 09 September 2026 | 17:00 WIB

Ulasan Buku Peter Pan: Ketika Kita Terlalu Takut untuk Menjadi Dewasa

Ulasan Buku Peter Pan: Ketika Kita Terlalu Takut untuk Menjadi Dewasa

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 17:00 WIB

5 Fakta Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

5 Fakta Wartawan Hilang Kontak Saat Liput Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jabar | Rabu, 09 September 2026 | 16:58 WIB

×