Tidak Beri Makan Putrinya Hingga Tewas, Perempuan Ini Dipenjara 30 Tahun

Doddy Rosadi

Rabu, 01 Oktober 2014 | 14:01 WIB
Tidak Beri Makan Putrinya Hingga Tewas, Perempuan Ini Dipenjara 30 Tahun
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Ebony Berry (37 tahun) mengaku bersalah telah menelantarkan anaknya dalam persidangan yang digelar di Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (30/9/2014). Berry didakwa telah membiarkan putrinya, Markea (16 tahun) kelaparan hingga akhirnya meninggal.

Selain tidak memberikan makanan kepada Markea, Berry juga tidak langsung membawa putrinya itu ke dokter ketika mengalami kekurangan gizi. Ketika meninggal pada 2012 lalu, Markea hanya mempunyai berat badan 19,6 kilogram.

“Apabila dia memberikan pertolongan yang diperlukan maka ada kemungkinan nyawa Markea masih bisa diselamatkan,” kata Lindsay Garner, asisten jaksa penuntut umum di Cobb County.

Berdasarkan keterangan jaksa penuntut umum, Markea kelaparan dan sempat menulis di buku hariannya bahwa kelaparan adalah cara untuk menuju keselamatan. Dia tidak pernah mendapatkan pemeriksaan dari dokter selama tiga tahun.

Jaksa penuntut mengatakan, Berry menunggu selama satu jam sebelum memutuskan untuk mencari pertolongan untuk putrinya. Itu dilakukan setelah Markea tidak merespon sama sekali. Pengadilan memvonis Berry dengan hukuman 30 tahun penjara. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Orang Mati Kelaparan Demi Bertemu Tuhan dan Masuk Surga, Fix Aliran Sesat?

Ratusan Orang Mati Kelaparan Demi Bertemu Tuhan dan Masuk Surga, Fix Aliran Sesat?

Lifestyle | Kamis, 01 Juni 2023 | 10:55 WIB

Sekte Sesat di Kenya: Dijanjikan Masuk Surga dan Dipercaya Bisa Bertemu Yesus

Sekte Sesat di Kenya: Dijanjikan Masuk Surga dan Dipercaya Bisa Bertemu Yesus

Video | Senin, 01 Mei 2023 | 12:40 WIB

Satu Keluarga di Kalideres Bukan Mati Kelaparan, Polisi Dalami Soal Menganut Aliran Tertentu

Satu Keluarga di Kalideres Bukan Mati Kelaparan, Polisi Dalami Soal Menganut Aliran Tertentu

News | Selasa, 15 November 2022 | 19:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×