Ada Suara Perempuan dalam Kokpit Jet Inggris Penggempur ISIS

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 02 Oktober 2014 | 11:29 WIB
Ada Suara Perempuan dalam Kokpit Jet Inggris Penggempur ISIS
Sebuah pesawat Tornado GR4 milik RAF sedang mengisi bahan bakar di udara. (Reuters/Cpl Neil Bryden)

Suara.com - Pasukan Angkatan Udara Inggris (RAF) yang menggempur basis Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Rabia, Irak ternyata beranggotakan seorang perempuan. Hal itu diungkap oleh seorang komandan pasukan Kurdi yang sempat melakukan komunikasi radio dengan salah satu kru pesawat tempur Tornado milik Inggris.

Menurut laporan wartawan Telegraph di Rabia, ada sekitar 20 hingga 30 anggota ISIS yang bersembunyi di sebuah bangunan rumah sakit. Bangunan yang baru setengah jadi itu dikepung oleh pasukan Kurdi pada hari Rabu (1/10/2014).

Kemudian, pada sekitar pukul 16.00, datanglah sejumlah pesawat tempur Tornado Inggris. Pesawat-pesawat tersebut menjatuhkan bom yang menghantam langsung bangunan rumah sakit.

Salah satu kru pesawat Tornado adalah seorang perempuan. Brigadir Hamid Hashem, komandan pasukan Kurdi yang memimpin operasi melawan ISIS di Rabia membenarkan hal tersebut.

"Ruang pusat operasi berhubungan langsung dengan kokpit pesawat, dan ada suara perempuan yang menjawab (dari kokpit pesawat Tornado)," kata Hamid.

Beberapa sumber di Departemen Pertahanan Inggris memang mengkonfirmasi bahwa ada dua pesawat RAF yang menjalankan misi di Rabia pada Rabu sore. Kendati demikian, mereka menolak memberikan informasi soal nama maupun jenis kelamin kru udara tersebut.

Memang, diketahui sebelumnya ada seorang anggota kru perempuan di pasukan udara Tornado RAF yang ditugaskan ke Irak. Inggris memulai serangan udara ke Irak pada hari Selasa (30/9/2014).

Sementara itu, pasukan khusus Amerika Serikat di darat dikerahkan untuk membantu koordinasi serangan pasukan Kurdi ke Rabia. Rumah sakit yang digempur pada hari Rabu disebut-sebut sebagai benteng pertahanan terakhir ISIS di Rabia.

Namun, serangan tersebut gagal. Pasukan ISIS masih bertahan di dalam rumah sakit dan bersembunyi di ruang bawah tanah rumah sakit. (Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Perempuan yang Disandera ISIS Dipenggal

Tiga Perempuan yang Disandera ISIS Dipenggal

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 18:48 WIB

Perang Melawan ISIS, Australia Kirim 600 Tentara ke Irak

Perang Melawan ISIS, Australia Kirim 600 Tentara ke Irak

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 15:28 WIB

ISIS Rampas Artefak Kuno dan Menjualnya di Pasar Gelap

ISIS Rampas Artefak Kuno dan Menjualnya di Pasar Gelap

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 12:59 WIB

Foto Mirip Pemimpin ISIS Dirangkul Perempuan Beredar di Media Sosial

Foto Mirip Pemimpin ISIS Dirangkul Perempuan Beredar di Media Sosial

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 11:33 WIB

Gelontor 12.000 Dolar Untuk ISIS, Lelaki Australia Ditangkap

Gelontor 12.000 Dolar Untuk ISIS, Lelaki Australia Ditangkap

News | Rabu, 01 Oktober 2014 | 06:00 WIB

Pemimpin ISIS Akhirnya Meledakkan Diri, Tapi Hanya di Acara Ini

Pemimpin ISIS Akhirnya Meledakkan Diri, Tapi Hanya di Acara Ini

News | Selasa, 30 September 2014 | 18:17 WIB

Terkini

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:03 WIB

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron

News | Rabu, 15 April 2026 | 14:00 WIB

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:54 WIB

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:51 WIB

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:48 WIB

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:36 WIB

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:22 WIB

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

Kelaparan Hantui India Usai LPG Langka Imbas Perang Iran, Buruh di Kota Balik ke Desa

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:14 WIB

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

DO Saja Tak Cukup, DPR Minta Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diseret ke Ranah Pidana

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:12 WIB

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

Jangan Sampai Menyesal! Ini Risiko Besar Jika Berangkat Haji Tanpa Visa Sah

News | Rabu, 15 April 2026 | 13:09 WIB