Jokowi Nyanyikan "Salam Tiga Jari" di Boyolali

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 05 Oktober 2014 | 01:27 WIB
Jokowi Nyanyikan "Salam Tiga Jari" di Boyolali
Jokowi dalam konser Slank "Kerukunan Salam Tiga Jari" di Boyolali, Jawa Tengah, (4/10). (Antara/Andika Betha)

Suara.com - Ada yang unik dalam konser Slank di Stadion Pandan Arang Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (4/10/2014). Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) tampil di atas panggung dan ikut bernyanyi bersama Slank.

Jokowi bersama solois Oppie Andaresta dan Slank membawakan lagu baru Slank yang berjudul "Salam Tiga Jari untuk Persatuan Indonesia". Tak pelak, kehadiran Jokowi di atas panggung disambut riuh penonton yang memadati venue.

"Salam tiga jari, persatuan Indonesia. Tempel jempol telunjuk, sisanya angkat ke atas. Dulu kita berbeda kini kita bersama-sama, satu nusa satu bangsa," kata Kaka bersama Jokowi dan Oppie serta diikuti pada para Slankers yang memadati Stadion Pandan Arang.

Vokalis Slank, Kaka, mengatakan pihaknya berterima kasih atas apresiasi penonton terhadap konsernya. Puluhan ribu Slankers -julukan bagi fans Slank- memadati stadion di Boyolali.

"Kami juga menyambut baik kini banyak pemimpin nasional, daerah, seperti Pak Jokowi, presiden terpilih kita, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo, dan Bupati Boyolali Seno Samodro, mencintai musik rock," kata Kaka.

Menurut Bimbim, penggebuk drum Slank, lagu "Salam Tiga Jari" merupakan lagu baru yang diciptakan bersama Oppie Andaresta untuk persatuan Indonesia.

"Lagu itu, juga baru pertama kali ini dinyanyikan di Boyolali ini," kata Bimbim.

Di atas panggung, Jokowi didampingi oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo, dan Bupati Boyolali Seno Samodro.

Jokowi yang disambut antusias puluhan ribu Slankers tersebut langsung mengacungkan tangan tanda salam tiga jari. Setelah menyanyikan Salam Tiga Jari, Jokowi kemudian memanggil lima orang perwakilan Slankers untuk naik ke panggung.

Dua diantaranya beruntung mendapatkan hadiah sepeda gunung setelah diminta mengucapkan kelima sila dari Pancasila.

"Para pemuda slankers harus hafal Pancasila. Saya titip para slankers tetap menjaga persatuan bangsa," kata Jokowi yang kemudian meninggalkan panggung konser Slank.

Kelompok Band Slank dalam konser tersebut membawakan sekitar 20 lagu, antara lain "Mawar Merah", "Salam Tiga Jari", "Aku Kalah", "Virus", dan "Ku Tak Bisa Membuat Stadion Manjadi Meriah".

Stadion Pandan Arang yang dipadati puluhan ribu Slankers yang dengan gratis menonton konser tersebut. Stadion tidak mampu menampung pengunjung. Cukup banyak penonton tidak bisa masuk dan hanya mendengarkan dari luar stadion.

"Penonton lebih dari 20 ribu orang sehingga banyak mereka yang tidak bisa masuk stadion. Mereka slankers dari berbagai daerah di Jateng," kata Yulianto salah satu warga Boyolali. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tak Pernah Tawarkan Posisi Menteri Kepada KMP

Jokowi Tak Pernah Tawarkan Posisi Menteri Kepada KMP

News | Sabtu, 04 Oktober 2014 | 22:55 WIB

Pengunduran Jokowi Disetujui Semua Fraksi di DPRD

Pengunduran Jokowi Disetujui Semua Fraksi di DPRD

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 18:06 WIB

Jokowi Mengundurkan Diri

Jokowi Mengundurkan Diri

Foto | Kamis, 02 Oktober 2014 | 18:00 WIB

Jokowi Resmikan Tribute to Batik

Jokowi Resmikan Tribute to Batik

Foto | Kamis, 02 Oktober 2014 | 16:32 WIB

Jokowi Resmi Mundur dari Gubernur Jakarta

Jokowi Resmi Mundur dari Gubernur Jakarta

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 15:53 WIB

Jokowi Beri Selamat Kepada Setya Novanto

Jokowi Beri Selamat Kepada Setya Novanto

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 11:49 WIB

Terkini

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:18 WIB

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:09 WIB

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:07 WIB

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:06 WIB

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji

News | Rabu, 15 April 2026 | 17:50 WIB