Orang-orang Ini Minum Darah dan Urine Sendiri

Angelina Donna

Minggu, 05 Oktober 2014 | 18:59 WIB
Orang-orang Ini Minum Darah dan Urine Sendiri
Mairin Perez berpelukan dengan suaminya, Jose Caballero setelah tiba dari Meksiko, Kamis (25/9/2014) (Reuters/Ashley Landis)

Suara.com - Sekelompok imigran asal Kuba terpaksa meminum darah dan urine mereka sendiri untuk bertahan hidup setelah kapal yang mereka naiki mengalami kerusakan mesin. Akibatnya, mereka terkatung-katung di laut selama tiga minggu tanpa makan dan minum.

“Saya gembira karena saya masih hidup. Tetapi ada sesuatu (minum darah dan urine) yang sebaiknya tidak dialami oleh siapa pun,” kata Alain Izquierdo, salah seorang imigran yang selamat.

Dalam kapal yang konon mereka bikin sendiri, terdapat 32 penumpang. Dari jumlah tersebut hanya 15 orang yang berhasil bertahan hidup. Enam orang dilaporkan hilang setelah mencoba berenang ke pantai. Sementara 11 penumpang lainnya meninggal karena dehidrasi.

“Saya merasa sedih untuk mereka yang tidak bisa selamat,” imbuhnya saat ditemui di kediaman pamannya di Port St Lucie, Florida.

Kelompok imigran ini berangkat dari Kuba pada awal Agustus dan mengalami masalah mesin rusak saat mereka berada 40 mil dari Pulau Cayman. Dan, itu terjadi pada hari kedua mereka berlayar.

Mereka, kata Izquierdo, sudah meminta pertolongan kepada kapal-kapal yang melewati kapal mereka, tetapi tidak ada satu pun yang berhenti.

“Tidak ada yang mau berhenti meski mereka tahu kami sedang dalam keadaan putus asa,” tutur penumpang lain yang selamat, Mailin Perez.

Mereka terpaksa membuang mesin kapal untuk mengurangi berat. Dan enam di antaranya memillih untuk berenang tetapi tidak ada kabar apakah mereka selamat atau tidak hingga kini.

Dengan persediaan makanan yang menipis, mereka hanya bergantung pada air hujan yang turun setiap tiga atau empat hari. Namun, akhirnya satu per satu penumpang meninggal dunia karena dehidrasi.

Setelah tidak ada lagi air minum, mereka mencoba meminum air laut, urine hingga darah mereka sendiri.

Para penumpang ini berhasil selamat setelah ditolong oleh sejumlah nelayan Meksiko saat berada di 240 kilometer arah timur laut dari Tanjung Yucatan, Meksiko. Sebelum dibebaskan para imigran ini sempat ditahan selama satu bulan di Meksiko.

Ini adalah cerita paling tragis dari para imigran Kuba dalam 10 tahun terakhir. Reuters sempat berbicara dengan sejumlah imigran dan keluarga mereka di Florida dan Texas, tetapi beberapa di antaranya masih mengalami trauma berat dan menolak menceritakan pengalaman mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak warga negara Kuba yang meninggalkan negeri mereka dan menempuh perjalanan panjang dan berbahaya untuk mencapai Amerika Serikat.

Bulan lalu, sekitar 16.200 warga Kuba memasuki Amerika lewat perbatasan Meksiko tanpa visa. Angka yang paling besar dalam satu dekade. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amerika Serikat Rilis Peringatan ke Warganya Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau

Amerika Serikat Rilis Peringatan ke Warganya Waspada Erupsi Gunung Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 10:42 WIB

Stop Saling Serang: PBB Desak AS dan Iran Segera ke Jalur Diplomasi

Stop Saling Serang: PBB Desak AS dan Iran Segera ke Jalur Diplomasi

Video | Jum'at, 04 September 2026 | 16:55 WIB

Huawei Watch D3 Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Tensi Darah dalam Balutan Lebih Elegan

Huawei Watch D3 Resmi Diperkenalkan, Bawa Teknologi Tensi Darah dalam Balutan Lebih Elegan

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 20:00 WIB

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Memanas, Harga Tembus US$95/Barel

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:51 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kedubes Iran di Indonesia Kutuk Serangan AS ke Pesta Pernikahan, Lebih dari 70 Warga Sipil Tewas

Kedubes Iran di Indonesia Kutuk Serangan AS ke Pesta Pernikahan, Lebih dari 70 Warga Sipil Tewas

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:41 WIB

2 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur ECG EKG dan Pemantau Tekanan Darah, Akurat

2 Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur ECG EKG dan Pemantau Tekanan Darah, Akurat

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 16:33 WIB

Kenapa Darah Manusia Berwarna Merah? Mitos Darah Biru Akhirnya Terjawab!

Kenapa Darah Manusia Berwarna Merah? Mitos Darah Biru Akhirnya Terjawab!

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 14:59 WIB

18 Orang Dibunuh Rudal Amerika di Pesta Pernikahan Warga Iran, 108 Lainnya Luka Parah

18 Orang Dibunuh Rudal Amerika di Pesta Pernikahan Warga Iran, 108 Lainnya Luka Parah

News | Kamis, 03 September 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×