Suara.com - Seorang bocah 10 tahun yang berpose dengan menenteng senjata yang diunggah di akun jejaring sosial Twitter milik Negara Islam Irak dan Suriah disebut-sebut menjadi jihadis termuda kelompok teror itu.
Sejumlah foto bocah bernama Abu Ubaidah itu sengaja dipajang karena dianggap sebagai martir setelah ikut terbunuh akibat serangan udara yang dilancarkan pesawat negara koalisi internasional anti ISIS.
Dalam foto itu, Abu Abaidah bukan cuma menenteng senjata otomatis yang besarnya sama dengan tubuh mungilnya, tapi juga berpose di sebuah ruangan yang dikelilingi amunisi.
Di gambar lainnya, Abu Ubaidah juga bergaya di depan kendaraan militer milik ISIS sambil mengenakan seragam jihadis ISIS.
Foto yang bisa diverifikasi kebenarannya ini diunggah menyusul serangan udara betubi-tubi di sejumlah lokasi yang dikuasai ISIS di Suriah dan Irak.
Bombardir serangan udara terbesar dilakukan di Kobane, kota perbatansan antara Suriah dan Turki. Meski demikian, koalisi anti ISIS belum bisa sepenuhnya melumpuhkan kekuatah para jihadis. (Mirror)