Jokowi Terapkan Politik Meja Makan Untuk Sinergi dengan DPR

Liberty Jemadu

Jum'at, 10 Oktober 2014 | 23:21 WIB
Jokowi Terapkan Politik Meja Makan Untuk Sinergi dengan DPR
Presiden terpilih, Joko Widodo (kedua dari kanan) bertemu dengan tiga pimpinan lembaga tinggi negara. [suara.com/Bagus Santosa).

Suara.com - Presiden terpilih, Joko Widodo, mengatakan akan menerapkan politik meja makan untuk mensinergikan pemerintahannya dengan parlemen, yang dikuasai oleh partai-partai pendukung Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden 2014 silam.

"Jika ada masalah, itu bisa diselesaikan di atas meja makan," kata Jokowi, sapaan akrab Joko, usai bertemu tiga pimpinan lembaga tinggi negara, di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam (10/10/2014).

Pertemuan tertutup itu dihadiri oleh Ketua DPR, Setya Novanto, Ketua MPR, Zulkifli Hasan, dan Ketua DPD, Irman Gusman. Setya dan Zulkifli adalah elit dua partai dari enam partai pendukung Prabowo di DPR. Setya dari Golkar dan Zulkifli dari PAN.

Jokowi mengatakan akan intens melakukan pertemuan dengan DPR. Harapannya, pertemuan bisa dilakukan satu bulan sekali untuk membahas mengenai persoalan-persoalan yang menyangkut program dan kebijakannya nanti.

"Secara rutin kami akan bertemu minimal sebulan sekali," tutur Jokowi.

Politik meja makan ini pernah sukses dilakukan Jokowi saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta untuk membujuk pemukim liar di sekitar Waduk Pluit agar mau pindah ke rumah susun yang disediakan pemerintah.

Jokowi menjelaskan ia lebih menyukai politik meja makan karena bisa lebih mudah menemukan solusi tanpa harus bersitegang.

Politik meja makan Jokowi sendiri disambut positif oleh Setya, yang mengatakan setuju menggelar pertemuan bulanan dengan presiden untuk membahas program-program pemerintah yang akan diundangkan.

"Pertemuan ini tidak berhenti di sini, kami akan rutin mendiskusikan apa yang dibutuhkan rakyat. Saat ini, visi-misi sudah sama, politik anggaran sudah sinergi. Supaya rakyat bisa tenang, aman, dan tentram," kata Setya.

Menurutnya, pertemuan pertama ini adalah tonggak awal komunikasi yang baik antara parlemen dan pemerintah.

"Tapi komunikasi ini yang harus dibangun. Saya lihat, karena bapak presiden betul-betul memiliki komunikasi baik," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua DPR: Kalau Program Pemerintah Tidak Sesuai, Kita Luruskan

Ketua DPR: Kalau Program Pemerintah Tidak Sesuai, Kita Luruskan

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 22:57 WIB

Jokowi Gelar Pertemuan Tertutup dengan Pimpinan Tiga Lembaga Tinggi Negara

Jokowi Gelar Pertemuan Tertutup dengan Pimpinan Tiga Lembaga Tinggi Negara

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 22:24 WIB

Diajak Gabung ke Pemerintahan, Ini Tanggapan PPP

Diajak Gabung ke Pemerintahan, Ini Tanggapan PPP

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 08:51 WIB

Pembentukan Kabinet Jokowi Harus Bebas Intervensi

Pembentukan Kabinet Jokowi Harus Bebas Intervensi

News | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 03:30 WIB

Ketua MPR: Pelantikan Jokowi-JK Harus Sukses

Ketua MPR: Pelantikan Jokowi-JK Harus Sukses

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 23:24 WIB

Menlu Korsel Sebut Jokowi Ekonom yang Terkenal di Negaranya

Menlu Korsel Sebut Jokowi Ekonom yang Terkenal di Negaranya

Bisnis | Kamis, 09 Oktober 2014 | 12:05 WIB

Menlu Korsel: Jokowi Lebih Ganteng dari Obama

Menlu Korsel: Jokowi Lebih Ganteng dari Obama

News | Kamis, 09 Oktober 2014 | 11:03 WIB

Terkini

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

Tak Perlu Angket, DPR Bisa Gunakan Putusan MK sebagai Dasar Pemakzulan Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Essential Oil Indonesia Dibawa ke Pasar Beauty Timur Tengah

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:24 WIB

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Bechi Kembali ke Lapas Malang, 6 Pegawai Diperiksa

Jatim | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Dari Cedera hingga Recovery, Layanan Fisioterapi di Jakarta Utara Dukung Aktivitas Olahraga

Sport | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×