Sipil Bersenjata Kembali Berkeliaran di Aceh

Ardi Mandiri

Minggu, 12 Oktober 2014 | 00:35 WIB
 Sipil Bersenjata Kembali Berkeliaran di Aceh
Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh (shutterstock)

Suara.com - Dalam dua hari terakhir, masyarakat di Aceh, terutama di warung-warung kopi, membicarakan dan "mengupas" isu "pemekaran provinsi dan munculnya kelompok bersenjata" di daerah itu.

Kemudian, dari kedua isu tersebut ditanggapi beragam, terutama tentang munculnya tiga orang pemuda dan satu di antaranya memegang senjata api laras panjang jenis AK.

Publik di Aceh kembali teringat masa 10 tahun silam, ketika melihat gambar seorang pemuda memegang senjata api AK di sebuah gubuk yang disebut di pedalaman Aceh, yang disiarkan surat kabar harian "Serambi Indonesia".

Aceh sebelum 2005 atau ketika konflik pecah antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Pemerintah RI, hampir setiap hari provinsi ini diselimuti duka karena kematian terdengar setiap saat akibat "perang" bersenjata kedua pihak berseteru itu.

Karenanya, wajar menarik perhatian orang ketika menyaksikan gambar kelompok bersenjata itu dengan pwenyataannya siap berjuang untuk mencari keadilan dari Pemerintah dibawah pimpinan Gubernur Zaini Abdullah dan Wagub Muzakir Manaf.

Kelompok sipil bersenjata di bawah pimpinan Nurdin Bin Ismail Amat Alias Abu Minimi, itu mengaku dirinya sebagai mantan kombatan GAM dengan menyatakan siap melawan Pemerintahan Aceh dibawah kepemimpinan Zaini Abdullah - Muzakir Manaf (Zikir).

Mereka mengaku kecewa terhadap Pemerintahan Zikir, karena dianggap tidak adil dalam memerhatikan nasib mereka sebagai mantan kombatan GAM sebagaimana yang diatur dalam perdamaian MoU Helsinki.

Menyikapi keberadaan kelompok bersenjata itu, Pemerintah Aceh mengimbau pihak-pihak tertentu agar tidak merusak perdamaian yang telah dirasakan masyarakat sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Helsinki, Finlandia pada 15 Agustus 2005.

"Harus kita sadari bahwa situasi Aceh hari ini mulai membaik, dan jangan sampai rusak kembali. Kami minta media lebih arif menyikapi hal itu," ucap Kepala Biro Humas Pemerintah Aceh Murthalamuddin.

Libido untuk mencari sensasi atau eksistensi dengan memanfaatkan momentum merusak perdamaian seharusnya dihentikan. "Perdamaian ini, diakui atau tidak, sudah memberi kita banyak kenyamanan. Termasuk bagi pekerja media," katanya, menambahkan.

Oleh karenanya pemerintah meminta agar tidak ada pihak yang dapat merugikan situasi Aceh saat ini dengan membuat sensasi. Mari lihat perdamaian ini dengan mata hati, sehingga lebih jernih dalam melihat berbagai persoalan, tutur Murthalamuddin.

Semua kritikan yang muncul diterima dengan hati jernih dan lapang dada. "Tapi ingat, siapapun yang menjadi pemimpin di Aceh tidak akan mampu menyelesaikan semua keinginan itu seperti membalik telapak tangan," ujarnya, menambahkan.

Ia juga mencontohkan, negeri-negeri lain bekas konflik yang juga butuh waktu untuk membangun yang muaranya untuk kesejahteraan rakyat.

"Apa yang dilakukan YARA patut kita apresiasikan. Namun, akan lebih arif bila YARA mempersempit ruang munculnya penafsiran berbeda pihak lain dengan membuka dan mengekpose melalui media," tukas Murthalamuddin.

Dia juga mengajak mantan kombatan GAM tersebut untuk bersinergi dalam upaya menyelematkan perdamaian Aceh. "Kami minta marilah bahu membahu menyelamatkan perdamaian. Mari kita buka ruang dialog yang lebih baik. Lihatlah rakyat yang sudah lelah dengan konflik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hukuman Cambuk di Aceh untuk Mengangkat Martabat Terpidana

Hukuman Cambuk di Aceh untuk Mengangkat Martabat Terpidana

News | Minggu, 21 September 2014 | 04:00 WIB

Amnesty Internasional: Hentikan Hukuman Cambuk di Aceh

Amnesty Internasional: Hentikan Hukuman Cambuk di Aceh

News | Selasa, 16 September 2014 | 15:58 WIB

Bill Clinton Sambangi Aceh

Bill Clinton Sambangi Aceh

Foto | Sabtu, 19 Juli 2014 | 16:01 WIB

Tradisi Meugang di Aceh

Tradisi Meugang di Aceh

Foto | Sabtu, 28 Juni 2014 | 19:33 WIB

Gubernur Aceh: Penerapan Syariat Islam Tak Hambat Investor

Gubernur Aceh: Penerapan Syariat Islam Tak Hambat Investor

News | Selasa, 20 Mei 2014 | 19:54 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×