Hillary Clinton, Ketika Memaafkan Jadi Pilihan

Ruben Setiawan | Suara.com

Minggu, 26 Oktober 2014 | 09:01 WIB
Hillary Clinton, Ketika Memaafkan Jadi Pilihan
Hillary Clinton. (Shutterstock)

Hari ini, 67 tahun yang lalu, Hillary Diane Rodham lahir di Chicago, Illinois, Amerika Serikat (AS). Hillary Clinton, begitu ia lebih awam dikenal, adalah politisi terkemuka AS yang pernah menjadi ibu negara ketika sang suami, Bill Clinton, menjabat sebagai Presiden pada periode tahun 1993 hingga 2001. Di masa pemerintahan Presiden Barack Obama, Hillary menjadi Menteri Luar Negeri AS sejak tahun 2009 sampai tahun 2013. Ia juga disebut-sebut bakal maju dalam kompetisi pemilihan presiden tahun 2016 mendatang.

Meski terlahir dari keluarga pengusaha toko kain yang sukses, Hillary muda tak tertarik untuk berbisnis. Ia justru menaruh perhatian pada dunia politik. Ketertarikannya untuk bekerja di sektor pelayanan publik muncul setelah mendengar pidato tokoh pembela hak-hak asasi manusia AS, Martin Luther King Jr. Awalnya aktif di kegiatan Partai Republik, mulai tahun 1968 ia resmi menjadi kader Partai Demokrat.

Selepas SMA, Hillary masuk Yale Law School. Di situlah ia pertama kali bertemu dengan Bill Clinton. Saat liburan musim panas, Hillary memanfaatkan waktunya untuk terlibat dalam berbagai proyek pembuatan program kebijakan beberapa anggota senat. Hillary juga ikut ambil bagian dalam kampanye kandidat calon presiden.

Hillary tak pernah lepas dari pekerjaan yang berbau pemerintahan, hukum, dan politik. Selepas lulus tahun 1974, ia bekerja menjadi staf penyidik impeachment presiden yang kala itu bertugas menjadi penasehat Komite dalam Parlemen AS terkait skandal Watergate Presiden AS Richard Nixon. Setelah itu, ia menjadi dosen di Fakultas Hukum Universitas Arkansas. Di situ, ia kembali bertemu dengan Bill Clinton dan menjalin hubungan lebih intens.

Setahun berselang, Hillary dan Bill menikah. Sejak saat itu, karier Hillary terus menanjak. Menjadi salah satu pengacara di Firma Hukum Rose, Hillary menunjukkan kelasnya, sampai disebut-sebut masuk daftar 100 pengacara terhebat di AS. Demikian pula karier politik sang suami Bill. Terpilih menjadi Gubernur Negara Bagian Arkansas lima kali, akhirnya Bill memenangkan pemilihan Presiden AS tahun 1992, tentunya dengan dukungan penuh Hillary dalam berpengalaman dalam beragam kampanye pemenangan presiden.

Namun, tahun 1998, rumah tangga Hillary sempat terguncang menyusul munculnya skandal perselingkuhan yang melibatkan sang suami dengan Monica Lewinsky, seorang pegawai magang Gedung Putih. Sebagai ibu negara yang menjaga citranya di depan masyarakat, Hillary tetap teguh, bergeming berdiri di samping suaminya yang dilanda masalah hingga saat sang suami hampir dilengserkan secara tidak hormat.

Belasan tahun tak terdengar kabarnya, Lewinsky kembali muncul baru-baru ini. Ia datang dengan berbagai cerita masa lalu hubungan terlarangnya dengan Bill Clinton hingga membukukan dan mempublikasikannya. Menanggapi hal tersebut, Hillary sekali lagi menunjukkan sisi lembut seorang wanita, juga ibu. Dalam sebuah wawancara dengan radio BBC 4 baru-baru ini, Ia mengaku sudah memaafkan segala yang terjadi di masa lampau. Bahkan, perempuan yang tetap mengutamakan keluarga di tengah kesibukannya berpolitik itu mendoakan yang terbaik bagi Lewinsky, perempuan yang hampir membuat rumah tangganya berakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:05 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:59 WIB

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:43 WIB

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

Nyawa di Ujung Rel: 1.089 Perlintasan Liar Masih Mengintai Keselamatan Publik

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:36 WIB

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

Tak Mau Ikut May Day Fiesta, KASBI Desak DPR Buat Kebijakan Pro Buruh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:27 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

Harga Minyak Dunia Terus Menyala, Keputusan Trump di Selat Hormuz Makin Perburuk Kondisi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:15 WIB

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

Kado Pahit Jelang May Day, Perusahaan Global Commscope Diseret ke Meja Hijau PN Jakpus Soal PHK

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:35 WIB