Akbar Tanjung Khawatir Munas di Bali Jatuh Korban

Tomi Tresnady, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 28 November 2014 | 03:07 WIB
Akbar Tanjung Khawatir Munas di Bali Jatuh Korban
Akbar Tanjung gelar jumpa pers, Kamis (27/11/2014). [Suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Kisruh yang terjadi di tubuh partai Golongan Karya (Golkar) membuat Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung melakukan pertemuan kepada seluruh anggotannya di kediamannya di jalan Purnawarman no 18, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Akbar menerangkan jika konflik antara kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono menibulkan konflik yang berkepanjangan di tubuh Parti Beringin itu. Kubu Aburizal Bakrie menginginkan Musyawarah Nasional (Munas) digelar di Bali pada 30 November hingga 3 Desaember 2014. Sedangkan kubu Agung Laksono ingin Munas digelar Januari 2015.

Dalam pertemuan di rumah Akbar, akhirnya Dewan Pertimbangan Partai Golkar menyatakan sikap untuk meminta menunda Munas agar suasana di internal partai dapat kembali membaik.

"Situasi yang makin kurang kondusif bagi solidaritas partai, yang bisa mengarahkan perpecahan dan mengancam keutuhan Partai Golkar, sebaiknya waktu pelaksanaan Munas IX Partai Golakr pada tanggal 30 November -3 Desember 2014 ditunda dan sekaligus digunakan untuk menyempurnakan munas," ucap Tandjung ketika konferensi pers di kediamannya, Jumat (28/11/2014) dini hari.

Setelah adanya ketidak setujuan dalam penetapan Munas Golkar, ketika rapat Pleno di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu rapat sempat diskors karena telah terjadi kisruh akibat masuknya kelompok yang mengatasnamakan AMPG (Angkatan Muda Partai Golkar) pimpinan Yoris Raweyai.

Di hari berikutnya dan tempat yang sama, AMPG pasukan Yorris juga bentrok dengan AMPG pimpinan Ahmad Doli Kurnia. Bahkan, lebih dari 10 orang anggota AMPG kubu Doli terpaksa dilarikan ke rumah sakit Pelni karena terkena pukulan dan mengalami luka-luka.

"(Dengan adanya) bentrokan fisik dan jatuhnya korban luka-luka saat rapat pleno DPP Partai Golkar pada tanggal 24-25 November 2014, yang dikhawatirkan merambah ke tempat-tempat lain termasuk di Bali," kata Tandjung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yorrys Ingatkan Presidium Tidak Haus Kuasa

Yorrys Ingatkan Presidium Tidak Haus Kuasa

News | Rabu, 26 November 2014 | 23:44 WIB

Terkini

Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi

Habiburokhman Jawab Kritik Mahfud MD: Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Demi Redam Friksi

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:53 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman

MPLS Sekolah Rakyat Digelar Empat Gelombang, Gus Ipul: Tiap Titik harus Aman dan Nyaman

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:51 WIB

Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?

Skandal Rp34,6 T Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Bakal Tuntas atau Mandek di Kejagung?

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:47 WIB

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

Kasus Febrie Diserahkan ke Kejagung Jadi Sorotan, DPR: Kita Pantau Lewat Panja, Disupervisi KPK

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:31 WIB

PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global

PERADI Profesional Ingatkan DPR, RUU HPI Harus Jaga Kedaulatan Nasional di Tengah Arus Global

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:31 WIB

KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus

KPK Pantau Kasus Febrie Adriansyah, Yakin Kejagung Profesional Usut Eks Jampidsus

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:20 WIB

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:15 WIB

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

Tak Ada SP 1 dan 2, Guru Pelaku Kekerasan di Sekolah Rakyat Langsung Pecat!

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:13 WIB

Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni

Prabowo Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Tahni

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:11 WIB

Ajak Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Pramono: 'Kaya Ya Kaya, Miskin Ya Miskin'

Ajak Warga Jakarta Jujur Saat Disensus, Pramono: 'Kaya Ya Kaya, Miskin Ya Miskin'

News | Senin, 13 Juli 2026 | 19:05 WIB

×