Jenazah Disembunyikan di Kulkas Selama 9 Tahun

Doddy Rosadi | Suara.com

Jum'at, 28 November 2014 | 08:27 WIB
Jenazah Disembunyikan di Kulkas Selama 9 Tahun
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Kota Alexandria di Mesir pada 2005 lalu dikejutkan dengan menghilangnya seorang pedagang mata uang di pasar gelap. Tidak ada yang tahu apakah lelaki itu masih hidup atau tidak. Investigasi yang dilakukan polisi untuk menyelidiki kasus tersebut menemui jalan buntu.

Kasus hilangnya pedagang mata uang itu akhirnya ditutup tanpa bisa dipecahkan. Namun, kasus tersebut menemukan titik terang ketika terjadi pemadaman listrik. Warga mencium bau busuk dari salah satu rumah dan kemudian melaporkan hal itu kepada polisi.

Polisi kemudian mendatangi rumah yang mengeluarkan bau busuk tersebut. Polisi menemukan asal bau busuk tersebut yaitu dari kulkas alias lemari pendingin. Di dalam kulkas tersebut ditemukan jenazah yang masih dalam kedaaan utuh.

Ternyata, jenazah tersebut adalah pedagang mata uang yang hilang 9 tahun lalu. Dia dibunuh oleh sepupunya dan jenazahnya disimpan di dalam kulkas yang seharusnya digunakan untuk menyimpan sayuran.

Pembunuhan itu terjadi setelah pedagang mata uang itu bertengkar dengan sepupunya karena masalah keuangan. Setelah membunuh, pelaku kemudian memotong jenazah korban dan memasukannya ke dalam kulkas.

Istri korban membenarkan bahwa jenazah yang ada di kulkas itu adalah suaminya. Karena, baju yang dipakai jenazah itu sama dengan baju yang dipakai terakhir kali oleh suaminya sebelum menghilang. Pelaku sempat diwawancara oleh televise lokal.

Dia mengaku pembunuhan itu tidak direncanakan. Ketika itu, mereka terlibat pertengakaran yang berujung denga tewasnya pedagang mata uang itu. Pelaku sempat lari dari rumah itu dan kembali keesekon harinya. Dia berharap kejadian itu hanya mimpi buruk.

Namun, ketika kembali lagi ke lokasi kejadian dan melihat jenazah tidak berubah posisi, dia baru sadar telah melakukan pembunuhan. Pelaku mengaku hidup dalam ketakutan sejak kejadian itu. Dia khawatir tindakannya tersebut diketahui polisi. (Emirates24/7)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB