Pemerintah Diminta Tak Berpihak ke Golkar Ical dan Agung

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 08 Desember 2014 | 07:29 WIB
Pemerintah Diminta Tak Berpihak ke Golkar Ical dan Agung
Ketua Tim Penyelamat Partai Golkar Agung Laksono terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional IX yang di adakan di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Senin (8/12) dini hari. (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Pemerintah khususnya Kementerian Hukum dan HAM diminta berdiri di posisi netral dalam menyikapi konflik yang melanda Partai Golkar. Pengamat politik dari Saeful Mujani Research and Consulting, Jayadi Hanan mengatakan, pemerintah jangan mengulangi kesalahan yang dilakukan ketika menghadapi perpecahan yang melanda Partai Persatuan Pembangunan dengan mengakui salah satu pihak yang bersengketa.

Dalam kasus Partai Golkar, Jayadi berharap Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly tidak memberikan pengakuan kepada salah satu pengurus Golkar hingga konflik tersebut diselesaikan oleh Mahkamah Partai.

“Saya berharap Kemkumham menerima pendaftaran dua pengurus Partai Golkar tersebut hari ini namun tidak perlu langsung memberikan pengakuan. Karena, konflik di parpol harus diselesaikan lebih dahulu di mahkamah partai. Itu sesuai dengan UU Partai Politik karena mahkamah partai itu merupakan forum penyelesaian tertinggi di parpol,” kata Jayadi kepada suara.com melalui sambungan telepon, Senin (8/12/2014).

Jayadi menambahkan, pemerintah sebaiknya mem-pending pendaftaran dari dua pengurus Partai Golkar tersebut. Kemarin, Munas tandingan Partai Golkar menetapkan Agung Laksono sebagai Ketua Umum. Satu minggu sebelumnya, Partai Golkar sudah memilih kembali Aburizal Bakrie sebagai Ketua Umum dalam Munas yang digelar di Bali.

Agung Laksono yang merupakan Ketua Umum dari Munas Ancol dan Aburizal Bakrie dari Munas Bali sama-sama akan mendaftarkan kepengurusan partai ke Kementerian Hukum dan HAM, hari ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri-Menteri Jokowi di Konflik Ketum Golkar: Airlangga, Luhut, hingga Bahlil

Menteri-Menteri Jokowi di Konflik Ketum Golkar: Airlangga, Luhut, hingga Bahlil

News | Kamis, 27 Juli 2023 | 19:59 WIB

Seperti Kutukan, Riwayat Partai Golkar Sering Konflik Jelang Pemilu

Seperti Kutukan, Riwayat Partai Golkar Sering Konflik Jelang Pemilu

Video | Jum'at, 14 Juli 2023 | 20:05 WIB

Bak Kutukan, Riwayat Partai Golkar Sering Konflik Jelang Pemilu

Bak Kutukan, Riwayat Partai Golkar Sering Konflik Jelang Pemilu

News | Kamis, 13 Juli 2023 | 10:55 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB