Aktivis Anti Korupsi di Bangkalan Dibacok Preman

Laban Laisila

Selasa, 23 Desember 2014 | 18:45 WIB
Aktivis Anti Korupsi di Bangkalan Dibacok Preman
Ilustrasi pembunuhan. [shutterstock]

Suara.com - Aktivis Madura Corruption Watch (MCW) asal Desa Tlageh, Bangkalan, Musleh, Selasa sore (23/12/2014), dibacok oleh preman suruhan oknum aparat desa setempat, karena gencar mengkritik penyimpangan bantuan program simpanan keluarga sejahtera (PSKS).

"Aksi pembacokan terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, saat si Musleh hendak melakukan audiensi tentang penyimpangan bantuan PSKS di desanya di Kantor Kecamatan Galis," kata Kasat Reskrim Polres Bangkalan AKP Andy Purnomo.

Aksi pembacokan oleh preman yang diduga kuat suruhan oknum aparat desa yang melakukan pemotongan dana bantuan PSKS itu terjadi saat korban hendak masuk ke Pendopo Kecamatan Galis.

Tiba-tiba, korban dihadang oleh orang-orang yang diketahui oleh masyarakat setempat sebagai orang-orang suruhan kepala desa di wilayah itu.

"Teman-temannya kepala desa tersebut menggeluarkan senjata tajam, kemudian membacok kepala saya," tutur Musleh di RSUD Syarifah Ambami Ratoh Ebu, Bangkalan.

Akibat kejadian itu, Musleh menderita luka bacok pada bagian kepalanya.

Petugas Polres Bangkalan masih mengembangkan kasus ini dengan memeriksa sejumlah pihak, baik dari unsur aparat desa, petugas kecamatan dan sejumlah aktivis.

Kasus pembacokan aktivis vokal seperti yang terjadi di Kecamatan Galis, bukan yang pertama kali di Bangkalan.

Sebelumnya, seorang aktivis bernama Mahmudi juga dibacok oleh tak dikenal, karena yang bersangkutan sering mengkritik kinerja Pemkab Bangkalan yang dinilai tidak prosedural dan menyimpang dari ketentuan.

Kasus pembacokan aktivis yang bernama Mahmudi itu, terjadi saat Bupati RKH Fuad Amin Imron menjabat sebagai Bupati Bangkalan.

Selain Mahmudi, seorang aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bangkalan juga ditabrak preman, karena yang bersangkutan juga vokal dalam menyoroti berbagai jenis penyimpangan dalam tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemkab Bangkalan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dalami Kasus e-KTP, KPK Periksa Pihak Swasta

Dalami Kasus e-KTP, KPK Periksa Pihak Swasta

News | Selasa, 23 Desember 2014 | 13:14 WIB

KPK Periksa Bekas Menko Perekonomian Zaman Megawati

KPK Periksa Bekas Menko Perekonomian Zaman Megawati

News | Senin, 22 Desember 2014 | 13:06 WIB

Mendikbud Diminta Serius Atasi Dugaan Korupsi Kurikulum 2013

Mendikbud Diminta Serius Atasi Dugaan Korupsi Kurikulum 2013

News | Sabtu, 20 Desember 2014 | 07:19 WIB

Tak Puas Tahan Waryono, KPK Incar Tersangka Baru

Tak Puas Tahan Waryono, KPK Incar Tersangka Baru

News | Jum'at, 19 Desember 2014 | 06:06 WIB

KPK Akhirnya Tahan Waryono Karyo

KPK Akhirnya Tahan Waryono Karyo

News | Kamis, 18 Desember 2014 | 21:55 WIB

Terkini

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Tiga Anggota Polri Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal, Irwasum Tegaskan Bukan Kebijakan Institusi

Jatim | Selasa, 03 November 2026 | 22:46 WIB

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Hidangan Rumahan dan Suasana Hangat di Uma Oma Cafe Blok M, Ada Nasi Iga Penyet hingga Putu Cake

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 22:43 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Dimulai Tak Lama Setelah Pelantikan Presiden

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:40 WIB

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

Pangi Syarwi Sebut Penyadapan Prabowo sebagai Operasi Makar, Singgung Geng Solo

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:28 WIB

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

×