Disita, Ribuan Miras Senilai Rp100 Miliar dari Malaysia

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 27 Desember 2014 | 05:43 WIB
Disita, Ribuan Miras Senilai Rp100 Miliar dari Malaysia
Miras

Suara.com - Prajurit Indonesia yang berjaga di perbatasan menyita ribuan botol dan kaleng minuman keras yang ingin diselundupkan ke Indonesia dari Malaysia.

"Kami menggelar razia selam lima hari dan menyita 3.130 botol dan kaleng miras. Nilainya sekitar Rp100 miliar," kata Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) dari Batalyon Infanteri Lintas Udara (Yonif Linud) 433/Julu Siri, Letkol Inf Agustatius Sitepu saat dihubungi dari Balikpapan, Jumat (26/12/2014).

Miras ini coba dimasukkan ke Indonesia tanpa membayar pajak bea masuk seperti yang seharusnya dilakukan atas barang impor. Tanpa bayar pajak, kegiatan ini ilegal dan merugikan negara.

"Jadi itu bukan miras oplosan. Resmi, tapi coba dimasukkan tanpa melewati prosedur yang sah," kata Letkol Sitepu.

Satgas Pamtas bermarkas di Nunukan, Kalimantan Utara. Dalam masa tugas empat bulan terakhir, para prajurit sudah 20 kali menggagalkan upaya penyelundupan.

Menurut Sitepu, para prajuritnya melaksanakan razia antara tanggal 20-25 Desember di beberapa lokasi.

Pada Hari Natal 25 Desember, di Pelabuhan Tunon Taka dan Pos Tembalang, para prajurit menggagalkan 300 botol miras yang akan dibawa masuk ke Nunukan.

Menurut dia, di Pos Tembalang, Pulau Sebatik, para prajurit mencurigai sebuah mobil MPV, yang kemudian diketahui milik UK, warga Nunukan. Di dalamnya ditemukan kantong-kantong plastik yang berisi miras 150 kaleng.

Di Pelabuhan Tunon Taka, prajurit menemukan miras berbagai merek sebanyak 170 botol yang dipacking dalam kardus-kardus di kapal yang baru datang dari Tawau, Sabah, Malaysia.

Bersama miras dalam kardus itu, diringkus AS, yang diduga berperan sebagai kurir dari miras-miras tersebut.

"Miras yang kami sita dari Pos Tembalang, menurut keterangan UK, akan diedarkan di Sebuku, Nunukan. UK kami serahkan ke polisi untuk diproses hukum. AS kami lepaskan namun terus dalam pantauan kami," kata Letkol Sitepu.

Selain minuman keras, daerah-daerah perbatasan juga rawan penyelundupan narkoba. Kesatuan sebelum Yonif 433 bahkan pernah menangkap penyelundup gula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Okky Asokawati Tolak Kebijakan Ahok soal Legalisasi Miras

Okky Asokawati Tolak Kebijakan Ahok soal Legalisasi Miras

Entertainment | Minggu, 14 Desember 2014 | 03:47 WIB

Terkini

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB