- Pemerintah Amerika Serikat melalui FBI sedang menyelidiki sepuluh kasus kematian dan hilangnya ilmuwan penting di berbagai wilayah.
- Investigasi difokuskan pada hilangnya tokoh strategis seperti William Neil McCasland serta kontraktor keamanan tinggi Steven Garcia baru-baru ini.
- Gedung Putih berkomitmen menelusuri kaitan antar kasus misterius tersebut guna memastikan keamanan nasional dan mengungkap fakta yang sebenarnya terjadi.
Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat mulai menyelidiki serangkaian kasus kematian dan hilangnya ilmuwan dalam beberapa tahun terakhir.
Gedung Putih meminta aparat federal, termasuk FBI, untuk menelusuri kemungkinan adanya keterkaitan antar kasus tersebut.
Presiden AS, Donald Trump, mengakui pihaknya tengah mencermati situasi ini secara serius.
Trump berharap insiden tersebut hanyalah kebetulan semata, meski mengakui beberapa korban merupakan sosok penting di bidangnya.
“Saya harap ini hanya kebetulan. Ini hal yang cukup serius. Beberapa dari mereka adalah orang-orang yang sangat penting,” ujar Trump dilansir dari USA Today.
Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, memastikan investigasi dilakukan secara menyeluruh.
![Misteri Hilangnya 10 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini [CBS News]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/18/41028-10-ilmuwan-nuklir-as-hilang.jpg)
Leavitt menegaskan pemerintah akan bekerja sama dengan berbagai lembaga terkait dan tidak akan melewatkan satu pun petunjuk.
Kasus ini mencuat di tengah maraknya spekulasi publik dan laporan media yang simpang siur.
Penelusuran terhadap data terbuka menemukan setidaknya 10 kasus kematian atau hilangnya individu yang memiliki kaitan dengan komunitas ilmiah di AS.
Namun, hubungan antar kasus tersebut belum sepenuhnya jelas.
Latar belakang korban serta kondisi kejadian sangat beragam, sehingga menyulitkan penarikan kesimpulan awal.
Salah satu kasus yang menjadi sorotan adalah hilangnya William Neil McCasland, mantan jenderal Angkatan Udara AS.
William Neil McCasland dilaporkan menghilang dari kediamannya di Albuquerque pada Februari lalu.
Pihak berwenang sempat mengeluarkan Silver Alert karena McCasland diketahui memiliki masalah kesehatan tertentu.
Meski demikian, penyelidik menyebut tidak ada indikasi tindak kriminal dalam tahap awal penyelidikan.