Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) memprediksi beberapa waktu ke depan akan terjadi kesimpangsiuran informasi terkait korban kecelakaan pesawat AirAsia yang tengah dilakukan evakuasi oleh pihak Basarnas.
Hal itu dikatakan Kepala Basarnas Marsekal Madya FHB Soelistyo di Kantor Basarnas, Jakarta Pusat, Kamis (1/1/2015).
“Ke depan saya prediksi akan terjadi berbagai simpang siur informasi, utamanya terhadap jumlah korban, jenis korban dan identitas korban,” ujarnya dalam konferensi pers tersebut.
Soelistyo menambahkan, untuk itu pihaknya meminta kepada semua pihak agar tidak menyampaikan informasi terkait korban.
“Oleh karena itu saya tetapkan hari ini, yang berhak menyampaikan identitas korban, yang sudah selesai dilaksanakan proses di DVI (Disaster Victim Identification) yang saya limpahkan kepada Posko DVI Bhayangkara Polda Jatim,” tambahnya.
Ia menerangkan, Basarnas memiliki tiga posko, dengan itu ia berharap dapat mengurangi simpang siur informasi yang beredar dalam waktu selanjutnya.
“Kita punya posko tiga utama di Basarnas, Posko taktis di Pangkalan Bun, Posko DVI di RS Bhayangkara,” terangnya.