PPP Berharap Tragedi Charlie Hebdo Tak Terulang Lagi

Siswanto | Suara.com

Kamis, 08 Januari 2015 | 13:27 WIB
PPP Berharap Tragedi Charlie Hebdo Tak Terulang Lagi
Dua pria bertopeng dan bersenjata di dekat kantor majalah satir Charlie Hebdo di Paris, Rabu (7/1). (Reuters)

Suara.com - DPP Partai Persatuan Pembangunan turut berduka cita atas meninggalnya 12 orang dalam serangan yang dilakukan kelompok radikal bersenjata terhadap redaksi majalah Charlie Hebdo di Paris, Prancis. Di antara korban tewas adalah pemimpin redaksi dan sejumlah kartunis di media tersebut.

Charlie Hebdo adalah majalah yang selama ini dikenal sering menerbitkan kartun-kartun satir yang oleh umat Muslim dianggap sebagai bentuk pelecehan atau serangan.

Ketua DPP PPP Bidang Komunikasi dan Media Arman Remy sangat menyesalkan kelompok tersebut mengambil jalan kekerasan, meski mungkin alasan mereka melakukan itu adalah tersinggung dengan konten yang dibuat majalah Charlie Hebdo.

"Saya sesalkan kejadian itu, tidak semestinya dibalas dengan teror. Dari segi hukum, itu sudah salah," kata Arman kepada suara.com, Kamis (8/1/2015).

Arman berharap kasus tersebut tidak terulang lagi di masa mendatang.

Tetapi di balik kejadian itu, Arman mengharapkan agar pihak-pihak terkait menelaah lebih mendalam apa latar belakang dan akar masalahnya sehingga sekelompok orang bisa melakukan aksi kekerasan senekat itu.

"Ini akibat dari hukum sebab akibat," kata Arman.

Terutama kepada insan media, tragedi ini harus menjadi pelajaran untuk lebih berhati-hati dalam membuat konten dan menyebarkannya, terutama yang menyangkut keyakinan beragama. Pasalnya, konten yang cenderung menyerempet jati diri golongan lain, kerab memicu permusuhan dan konflik.

"Jadi, kebebasan pers itu bebas dan bertangungjawab," kata Arman.

Atas tragedi berdarah itu, Arman mengajak semua kalangan untuk saling introspeksi diri dengan cara mengedepankan prinsip saling menjaga toleransi, perdamaian, serta menghargai keyakinan masing-masing.

"Mari menjunjung tinggi kebebasan beragama, marilah menjaga rukun, lahir dan batin," katanya.

Penyerangan itu, katanya, juga telah menyeret nama Islam sehingga muncul kesan seakan-akan, Islam membenarkan aksi kekerasan. Padahal, kata Arman, Islam adalah agama yang membawa perdamaian di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Charlie Hebdo, Ketua DPD Kirim Surat ke Kedubes Prancis

Tragedi Charlie Hebdo, Ketua DPD Kirim Surat ke Kedubes Prancis

News | Kamis, 08 Januari 2015 | 12:45 WIB

DPR Kutuk Pembantaian di Kantor Majalah Charlie Hebdo

DPR Kutuk Pembantaian di Kantor Majalah Charlie Hebdo

News | Kamis, 08 Januari 2015 | 12:31 WIB

Media AS Enggan Terbitkan Kartun yang Dinilai Hina Nabi

Media AS Enggan Terbitkan Kartun yang Dinilai Hina Nabi

News | Kamis, 08 Januari 2015 | 12:06 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB