Kapolda Jatim Kawal Proses Klaim Asuransi Korban AirAsia

Siswanto Suara.Com
Jum'at, 09 Januari 2015 | 16:18 WIB
Kapolda Jatim Kawal Proses Klaim Asuransi Korban AirAsia
Ilustrasi: Pesawat AirAsia. (Shutterstock)

Suara.com - Kapolda Jatim Irjen Pol. Anas Yusuf menyatakan akan ikut memastikan klaim asuransi korban pesawat AirAsia QZ8051 sampai di tangan keluarga korban.

"Asuransi untuk mereka akan kita kawal agar cepat tersalur kepada orang yang tepat," ujarnya usai memimpin upacara serah terima jabatan 11 Kapolres se-Jatim di lapangan Mapolda Jatim di Surabaya, Jawa Timur, Jumat (9/1/2015).

Dia berjanji akan bertanya langsung kepada manajemen AirAsia tentang klaim asuransi keluarga korban.

"Itu sesuai permintaan Menpan (Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Yuddy Chrisnandi) kepada AirAsia untuk asuransi kepada keluarga korban secepatnya, yakni maksimal tujuh hari setelah jenazah teridentifikasi," kata dia.

Sebelumnya (8/1/205), Yuddy meminta AirAsia membayar asuransi secepatnya karena uangnya sudah disiapkan dan pihak asuransi juga sudah mengetahui.

"Jangan lebih dari tujuh hari kerja setelah jenazah teridentifikasi, juga jangan dicicil (diangsur)," kata Yuddy setelah mengunjungi keluarga korban AirAsia di Posko DVI Polda Jawa Timur.

Ditanya tentang proses identifikasi di Posko DVI Polda Jatim, Kapolda Jawa Timur Irjen Anas Yusuf menyatakan akan berusaha mempercepat, namun dia meminta masyarakat memberi waktu karena kondisi jenazah sudah memburuk.

"Itu agak sulit, karena paling tidak untuk identifikasi DNA membutuhkan waktu dua minggu, tapi kami akan berusaha melakukan akselerasi, karena kami sudah mendapat support dari negara lain," ujarnya.

Senada dengan Kapolda, Ketua Tim Disaster Victim Identification Kepolisian Daerah Jawa Timur Kombes Pol Budiyono menyatakan upaya memastikan identitas jenazah korban pesawat AirAsia QZ8501 itu bukan perkara mudah.

"Kondisi fisik yang tidak utuh dan mulai membusuk telah membuat petugas tidak bisa memvonis cepat, siapa dan dari mana identitas jenazah tersebut. Ini yang membuat Tim DVI tidak boleh gegabah dan cepat-cepat menentukan," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI