Ini Kenangan Manis Keluarga Rani Setelah Dieksekusi Mati

Laban Laisila Suara.Com
Minggu, 18 Januari 2015 | 16:48 WIB
Ini Kenangan Manis Keluarga Rani Setelah Dieksekusi Mati
Ilustrasi kuburan/makam. (Shutterstock)

Suara.com - Keluarga besar Rani di Ciranjang dan Cianjur, Jawa Barat, menyatakan hanya bisa mengenang kisah manis semasa hidup terpidana mati yang menghembuskan nafas terakhir, Minggu (18/1/2015).

Semasa hidupnya, Rani yang dikenal taat beribadah dan mudah bergaul banyak terlibat dalam kegiatan yang ada di lingkungan rumahnya terutama di Gang Edi II, Kelurahan Sayang, Cianjur.

Rani sempat tercatat sebagai pengurus Karang Taruna dan Remaja Masjid.

Sejak tertangkapnya Rani bersama Meirika Franola alias Ola dan Deni Setia Maharwan yang masih sepupu itu, pihak keluarga tidak menyangka dan sangat menyayangkan hal tersebut karena selama ini Rani hanya diajak untuk pergi berlibur ke sejumlah negara oleh Ola.

"Ketika itu, kami tidak menyangka kalau Rani akan ditangkap karena kedapatan membawa heroin sebanyak 3,5 kilogram, bersama Ola dan Deni. Kami menduga Rani tidak tahu apa barang yang dibawanya itu," kata Yuki salah seorang sepupu Rani.

Dia menuturkan, sejak Rani ditangkap pihak keluarga terus berupaya melepaskannya dari jeratan hukuman mati yang ketika itu dijatuhkan terhadap ke tiga orang saudaranya itu.

Bahkan upaya grasi pun telah berkali-kali diajukan ke Presiden RI, namun tidak membuahkan hasil untuk Rani. Sedangkan grasi dua orang sepupuh lainnya Ola dan Deni, dikabulkan Presiden SBY.

Sementara itu, Tuti (56) bibi Rani dari keluarga ayahnya Andi, menyesalkan keputusan yang dijatuhkan pada Rani yang tidak mendapat grasi dari Presiden karena selama ini Rani diajak Ola dan Deni untuk ikut ke luar negeri, hingga akhirnya ditangkap. Meskipun pasrah pihaknya tetap mempertanyakan kenapa hanya Rani yang dihukum mati.

"Saya yakin Rani tidak tahu barang apa yang dibawanya bersama Ola dan Deni itu," katanya seraya menyeka air matanya yang keluar.

Sementara itu, Andi ayah kandung Rani, terlihat tegar meskipun dipegangi dua orang adiknya, Andi mengikuti prosesi hingga selesai. Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutnya ketika puluhan wartawan berusaha mewawancarainya.

Usai jasad Rani dikuburkan, Andi yang tetap dipegangi kedua adik perempuannya itu langsung pulang ke rumah duka.

Bahkan dia, terpaksa menjual rumah miliknya di Gang Edi II Cianjur, untuk membayar sejumlah pengacara guna mendapatkan keinginannya itu, namun hal tersebut tidak membuahkan hasil, dimana Rani akhirnya dieksekusi Minggu dini hari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI