BNN: Papua Pintu Masuk Narkoba Wilayah Timur

Laban Laisila

Senin, 19 Januari 2015 | 14:06 WIB
BNN: Papua Pintu Masuk Narkoba Wilayah Timur
Ilustrasi pengedar narkoba. (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Antonius Kadarmanta mengungkapkan, Provinsi Papua  selama ini menjadi pintu masuk peredaran narkoba.

"Papua sudah menjadi jalur masuk Narkoba. Contohnya, hasil tes urine pada 2013 lalu kepada 1.050 siswa SMA di Kabupaten Mimika ada 14 orang pengguna opium, shabu, dan XTC," beber Antonius Kadarmanta di Jayapura, Papua, Senin (19/1/2015).

BNN Papua juga menduga adanya kolaborasi antara jaringan internasional dengan para pemasok nasional dan lokal di Papua untuk memasarkan berbagai jenis narkoba seperti opium dan shabu.

"Dugaan kami demikian, ada jaringan. Dan perlu dilakukan pendalaman atau penyelidikan lebih jauh, hanya saja kami masih terkendala dengan jumlah personil dibagian penindakan," katanya.

Terkait temuan opium dan shabu di Kabupaten Mimika dari sejumlah pelajar belum lama ini, menurutnya, kemungkinan ada pemasok lain yang mengincar para pekerja tambang di PT Freeport, untuk mengedarkan barang haram tersebut.

"Ada indikasi kesana, yakni karyawan Freeport diduga pengguna, pemasok narkoba,  karena kita bisa mengambil contoh di Kalimantan, yang ada perusahaan batu bara, itu ditemukan karyawan yang positif sebagai pengguna. Nah di Freeport bisa saja ada, tapi kami belum tes urine kepada ribuan karyawannya," ungkapnya.

Dia menyebutkan, tes urine atau pengambilan sampel bagi ribuan karyawan PT Freeport, akan dilakukan jika semua pihak mendukung dan memberikan akses guna pencegahan dan pemberantasan peredaran Narkoba yang sudah memasuki status darurat di Indonesia.

"Kita kan saat ini sudah darurat narkoba. Kalau wacana untuk tes urine ke ribuan karyawan Freeport sudah pasti ada, tetapi kami belum punya kelengkapan dan SDM-nya," katanya.

  Antonius Kadarmanta menyebutkan jika daerah perbatasan dengan negara tetangga Papua Nugini (PNG) merupakan aksesnya.

"Di Skouw-Wutung, Kota Jayapura itu ada sejumlah jalur resmi orang keluar masuk dan juga ada namanya jalan tikus yang sering digunakan oleh oknum tertentu untuk memasok ganja dari PNG," katanya.

Pada 2012, BNN Pusat pernah menangkap pemasok shabu di Skouw-Wutung yang melewati perjalanan udara lewat PNG, lalu masuk ke Indonesia lewat jalur darat.

"Nah, saat itu BNN Pusat menangkap pemasuk shabu dengan menggunakan kecanggihan teknologi informasi, ini membuktikan bahwa Papua menjadi jalur masuk peredaran narkoba ke seluruh Indonesia," terangnya.

Selanjutnya daerah lainnya di Papua yang menjadi tempat masuknya narkoba yaitu Kabupaten Boven Digul, Merauke dan Mimika. (Lydia Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNN: Ada 66 Terpidana Mati Kasus Narkoba Menunggu Eksekusi

BNN: Ada 66 Terpidana Mati Kasus Narkoba Menunggu Eksekusi

News | Sabtu, 17 Januari 2015 | 20:41 WIB

Ditebas Parang, Tangan Narsih Nyaris Putus

Ditebas Parang, Tangan Narsih Nyaris Putus

News | Sabtu, 17 Januari 2015 | 00:45 WIB

Ini Orang yang Diduga Pelaku Penembakan Polisi di Papua

Ini Orang yang Diduga Pelaku Penembakan Polisi di Papua

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 03:00 WIB

116 Pendukung Referendum Ditangkap di Timika

116 Pendukung Referendum Ditangkap di Timika

News | Rabu, 07 Januari 2015 | 18:21 WIB

Terkini

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

PT KEL Ditertibkan Satgas PKH, Kuasa Hukum Minta Prabowo Evaluasi

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:40 WIB

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

4 Rekomendasi Tablet untuk Kerja di Bawah Rp5 Juta, Memori Luas RAM Besar

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 21:34 WIB

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

Satgas PKH Masuk, Alat Berat Berdatangan: Kuasa Hukum PT KEL Pertanyakan Penguasaan Tambang

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:32 WIB

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

Pendidikan Gratis di PTN Makin Serius Dikaji, Prabowo Bentuk Tim Khusus

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:26 WIB

×