Ini yang Membuat Kru Pencari Termotivasi Temukan MH370

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2015 | 06:00 WIB
Ini yang Membuat Kru Pencari Termotivasi Temukan MH370

Suara.com - Pesawat Malaysia Airlines bernomor penerbangan MH370 yang hilang sejak 8 Maret 2014 silam hingga kini belum ditemukan. Saat ini, sekelompok tim pencari masih menyisir dasar perairan Samudera Hindia untuk mencari keberadaan pesawat yang mengangkut 239 orang tersebut.

Pencarian MH370 merupakan operasi yang melelahkan. Lalu, apa yang membuat kru pencari tetap bersemangat dan tak kenal lelah menemukan pesawat Boeing 777 itu?

Juru bicara Biro Keselamatan Transportasi Australia (ATSB) mengatakan bahwa pihaknya menekankan beberapa hal kepada pencari untuk menunjukkan betapa pentingnya terus melakukan pekerjaan itu, kendatipun belum membuahkan hasil.

"Ini adalah pekerjaan sulit yang dilakukan pada lingkungan keras dan melelahkan, maka setiap enam pekan sekali, kru pencari diganti dengan tenaga baru," sebut si juru bicara.

"Ketika sekelompok kru baru hendak berangkat ke lokasi pencarian, mereka terlebih dahulu menerima pengarahan terkait operasi, termasuk dari perwakilan ATSB," lanjut sang juru bicara.

"Pengarahan itu membantu mereka untuk memahami pentingnya untuk menemukan MH370 dan nilai kemanusiaan yang tersirat dalam pekerjaan ini," sambungnya.

Dalam pengarahan itu, tambahnya, para kru juga diminta membaca pesan dari keluarga penumpang MH370. Mereka yakin, dengan cara ini, para kru memahami bahwa mereka memegang peranan penting untuk membantu para keluarga yang kehilangan sanak saudaranya. Mereka juga menjadi sadar bahwa pekerjaan mereka berguna untuk keselamatan penerbangan di masa depan.

Pekan ini, sebuah kapal baru akan dikerahkan untuk membantu pekerjaan yang sudah terlebih dahulu dilakukan oleh dua kapal survei, Fugro Discovery dan Go Phoenix. Fugro sendiri memiliki Autonomous Underwater Vessel (AUV) yang dapat beroperasi secara independen, menyisir dasar perairan.

AUV diharapkan dapat menemukan petunjuk penting yang mungkin lolos dari pindaian sonar kapal. Sejauh ini, tim telah menyisir dasar laut seluas 16.000 kilometer persegi dan belum menemukan tanda-tanda pesawat MH370.

Pemerintah Australia dan Malaysia patungan dana untuk membiayai ongkos pencarian MH370. Total, kedua belah pihak telah menggelontorkan dana sebesar 60 juta Dolar atau sekitar Rp748 miliar. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Broken Ridge Dimana? Diduga Kuat Jadi Lokasi Jatuhnya Pesawat MH370

Lifestyle | Kamis, 29 Agustus 2024 | 20:04 WIB

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

10 Tahun Tragedi MH17, Luka Lama Belum Sembuh, Keadilan Masih Dicari

News | Rabu, 17 Juli 2024 | 16:51 WIB

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

Gunung Ruang Meletus, Puluhan Penerbangan di Malaysia dan Singapura Dibatalkan

News | Kamis, 18 April 2024 | 19:11 WIB

Terkini

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

Skandal Korupsi Mesin Jahit PPKUKM Jaktim Terbongkar: Modus Mark Up Gila-gilaan, Negara Tekor Rp4 M!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:31 WIB

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

WNI Disandera Tentara Israel, Din Syamsuddin Desak Presiden Prabowo Bicara di Forum BoP!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

Ahmad Bahar Minta Maaf ke Hercules, Klaim Video Viral Bukan Buatannya: HP Saya Dihack

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:36 WIB

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

Akhir Pelarian Jambret WNA di Bundaran HI: 120 Kali Beraksi, Keok Ditembus 'Timah Panas' Polisi

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:59 WIB

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

Anwar Ibrahim Tuntut Pembebasan Aktivis GSF dan Jurnalis Indonesia yang Ditangkap Militer Israel

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:35 WIB

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

Kapal Bantuan Gaza Dikepung Militer Israel di Mediterania: 9 WNI Terancam, 1 Terdeteksi Diintersep!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:31 WIB

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 07:07 WIB

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB