Ahok: PNS Tak Mau Layani Warga, Urus Bagian Pemakaman Saja

Siswanto | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Kamis, 22 Januari 2015 | 12:05 WIB
Ahok: PNS Tak Mau Layani Warga, Urus Bagian Pemakaman Saja
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan para PNS (Antara)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan kesulitan yang dihadapi sebagian warga miskin yang hidup di Ibu Kota Jakarta. Mereka selalu menjadi "makanan empuk" pejabat pemerintah korup.

"Jadi di Jakarta ini kalau miskin repot, dari lahir hingga meninggal diperas duitnya," ujar Ahok ketika memberikan sambutan di acara pelantikan pejabat DKI eselon II, III dan IV di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/1/2015).

Di hadapan ratusan pejabat, Ahok juga mengatakan bahwa kalau mereka tidak bisa menjalankan tugas dengan baik dan tidak mau melayani warga, sebaiknya mengundurkan diri saja daripada dicopot.

"Kalau bapak ibu keberatan melayani masyarakat, silakan minta dengan hormat dipindah saja. Pindah di perpustakaan atau ngurusin pemakaman. Tapi di pemakaman pun orang masih mainin mafia juga," kata Ahok.

"Proses penstafan ini bisa terjadi cepat. Kalau sekarang ketahuannya, Minggu depan bisa kita stafin langsung. Nggak ada urusan. Serius," Ahok menambahkan.

Sebelumnya, Ahok mengatakan pemerintah Jakarta telah menaikkan gaji para PNS. Ahok berharap setelah gaji mereka naik, tidak korupsi dan kinerja dalam melayani masyarakat ditingkatkan lagi.

"PNS yang gak ngapa-ngapain aja yang gak jelas tugasnya apa, bisa (digaji) Rp9 juta, yang kerjanya lebih jelas, punya prestasi bagus Rp13 juta," ujar Ahok ketika memberikan kata sambutan di acara kerja sama Pemprov DKI dengan PPATK di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/1/2015).

Ahok menjelaskan gaji baru pejabat eselon II mencapai Rp75 juta sampai Rp80 juta per bulan, eselon 3 menjadi Rp45 juta sampai Rp50 juta per bulan, camat memperoleh gaji hampir Rp45 juta per bulan, dan lurah hampir mencapai Rp33 juta per bulan.

Di hadapan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Muhammad Yusuf dan pejabat DKI, Ahok minta seluruh PNS dan pamong agar bersyukur dengan gaji baru dan tidak korupsi lagi.

"Cukup bersyukur dengan penghasilan kita, mungkin Pak Yusuf bisa kaget (gaji PNS DKI sebesar itu)," kata Ahok.

Ahok berjanji tak mau kompromi lagi dengan pejabat pemerintah yang masih korup.

"Jadi kalau masih maling, saya bilang memang keterlaluan. kalau di kampung saya marahnya bisa lebih kasar, udah bukan manusia kalau masih maling," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Minta Pejabat DKI Tiru Semangat Calo Berburu Proyek

Ahok Minta Pejabat DKI Tiru Semangat Calo Berburu Proyek

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 11:22 WIB

Gaji Besar, Ahok Minta PNS Tak Lagi Bersandiwara di Depan Warga

Gaji Besar, Ahok Minta PNS Tak Lagi Bersandiwara di Depan Warga

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 11:12 WIB

Ahok Lantik Pegawai DKI

Ahok Lantik Pegawai DKI

Foto | Kamis, 22 Januari 2015 | 11:00 WIB

Ahok Ingin Jakarta Jadi Model Pencegahan Pencucian Uang

Ahok Ingin Jakarta Jadi Model Pencegahan Pencucian Uang

News | Kamis, 22 Januari 2015 | 07:34 WIB

Ada PNS DKI Punya Rekening Gendut, PPATK: Tunggu Tanggal Mainnya

Ada PNS DKI Punya Rekening Gendut, PPATK: Tunggu Tanggal Mainnya

News | Rabu, 21 Januari 2015 | 14:15 WIB

Terkini

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:17 WIB

Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah

Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:12 WIB

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:05 WIB

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:44 WIB

Status Tersangka  Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!

Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:41 WIB

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:35 WIB

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:29 WIB

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:24 WIB

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:07 WIB