Tertangkap di Papua, Kapal Ikan Vietnam Terancam Ditenggelamkan

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 23 Januari 2015 | 00:30 WIB
Tertangkap di Papua, Kapal Ikan Vietnam Terancam Ditenggelamkan
Penenggelaman kapal nelayan Vietnam oleh TNI AL di Laut Natuna. (Antara/Joko Sulistyo)

Kepolisian Daerah Papua mengancam akan menenggelamkan KM Thank Cong, kapal ikan berbendara Negara Vietnam yang sebelumnya berhasil diamankan oleh Kepolisian Resor Raja Ampat di Perairan Misol, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat beberapa waktu lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Patrige mengatakan, kapal asing tersebut terancam ditenggelamkan setelah pihak kepolisian melakukan penyidikan dan menetapkan nahkoda kapal yakni Nguyen Trong Nhan (24), warga negara Vietnam, sebagai tersangka. 

"Hasil dari pemeriksaan, nahkoda kapal bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka, karena melanggar pasal 93 ayat (2) jo pasal 27 ayat (2) UU RI No 45 tahun 2009 perubahan atas UU RI No 31 tahun  2004 tentang perikanan," ungkap Patrige saat dikonfirmasi Suara.com hari Kamis (22/1/2015) di Jayapura, Papua terkait pengembangan penyidikan polisi atas penangkapan kapal berbendara asing itu.

Pihak kepolisian juga akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum serta Ketua Pengadilan Negeri Sorong untuk proses pemusnahan kapal, serta nasib 12 orang anak buah kapal yang ikut didalamnya. 

"Kalau dalam pelanggaran perikanan, yang menjadi tersangka adalah nahkoda, sedangkan anak buah kapal hanya bertindak sebagai saksi. Karena para ABK-nya ini warga negara asing maka akan dideportasi ke negaranya," timpal Patrige.

Sementara itu barang bukti berupa 1 buah kapal dengan berat 55 GT, 1 bundel dokumen kapal berbahasa Vietnam, 2.100 kilogram sirip ekor hiu, 45 ekor penyu mati, 5 ekor ikan pari, 586 sirip ekor ikan pari, alat tangkap jaring gill net, saat ini sudah diamankan Polres Raja Ampat.

Seperti diberitakan sebelumnya, KM Thank Chong disergap jajaran Polres Raja Ampat pada Senin (19/1/2015) sekitar pukul 10.00 WIT.

Kapal ikan asal  berbendara Vietnam itu ditangkap karena saat tengah menjaring ikan secara ilegal di wilayah Misol dengan posisi 1°52'763'' South 130°33'931"East. (Lidya Salmah).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 22:27 WIB

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:27 WIB

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 21:15 WIB

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:15 WIB

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 19:15 WIB

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:10 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 18:04 WIB

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:59 WIB

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 17:05 WIB

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

Banding Kasus Chromebook, Pengamat Ingatkan PT Tak Ulur Waktu Tahan Ibrahim Arief

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:38 WIB