YLBHI: Presiden Jokowi Harus Berani Lawan Kelompok Prokorupsi

Siswanto | Suara.com

Minggu, 01 Februari 2015 | 06:45 WIB
YLBHI: Presiden Jokowi Harus Berani Lawan Kelompok Prokorupsi
Megawati Soekarnoputri, Joko Widodo (kedua kiri), Puan Maharani (kiri), dan Tjahjo Kumolo (kanan) (Antara)
Ketua Badan Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia Alvon Kurnia Palma menilai Presiden Joko Widodo belum berhasil menyelesaikan kisruh politik yang diawali dengan pengajuan Komjen Budi Gunawan menjadi calon tunggal Kapolri, disusul penetapan Budi menjadi tersangka oleh KPK, lalu "dibalas" oleh Polri dengan menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto.

"Kegagalan Presiden untuk mengambil sikap tegas dalam agenda pemberantasan korupsi ini, apabila berlarut-larut akan membuka ruang bagi kelompok antidemokrasi untuk bisa mengail di air keruh, maupun mengambil alih kekuasaan," kata Alvon dalam pernyataan tertulis yang dikirim kepada suara.com, Minggu (1/2/2015).

Menurut YLBHI, delegitimasi terhadap Presiden terpilih Pemilu 2014 yang baru berumur 100 hari bisa menjadi ancaman bagi keberlangsungan demokrasi.

Alvon menambahkan dalam situasi, di mana Presiden dari awal sudah mengalami defisit dukungan politik, adalah ironi ketika partai-partai politik pengusung Presiden pun sudah mulai menunjukkan tanda-tanda pembangkangan, bahkan ada yang secara aktif melakukan sabotase politik.

"Dan dengan kapasitas kepemimpinan yang masih harus diuji dan ditingkatkan agar bisa bertahan hingga lima tahun ke depan,tidak ada pilihan lain, Presiden Jokowi harus segera menggalang dukungan politik dari segenap kelompok pro-demokrasi dan anti-korupsi dan segenap pihak yang peduli tanpa dibatasi sekat golongan, apalagi kepartaian," katanya.

Presiden, kata Alvon, harus berani melawan kelompok antidemokrasi dan prokorupsi, termasuk yang sudah berada di dalam lingkaran dalam saat ini.

"Presiden harus memulainya dengan mempertegas sikap dan komitmennya terhadap agenda pemberantasan korupsi serta mendorong kerja KPK, serta menegaskan tentang pentingnya dukungan dari segenap institusi penegak hukum terkait hal tersebut, seperti halnya yang dilakukan Presiden SBY dalam episode Cicak vs Buaya jilid pertama," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BW Akan Lebih Banyak Bertanya pada Pemeriksaan Pekan Depan

BW Akan Lebih Banyak Bertanya pada Pemeriksaan Pekan Depan

News | Sabtu, 31 Januari 2015 | 14:28 WIB

Terus Dorong Jokowi Lantik Budi Gunawan, KIH Dianggap Salah

Terus Dorong Jokowi Lantik Budi Gunawan, KIH Dianggap Salah

News | Sabtu, 31 Januari 2015 | 13:57 WIB

Kongres Advokat Minta Jokowi Lantik BG

Kongres Advokat Minta Jokowi Lantik BG

News | Sabtu, 31 Januari 2015 | 13:54 WIB

Terkini

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

Kejati DKI Bongkar Kredit Fiktif Rp 600 Miliar di Bank BUMN, 3 Petinggi PT LAT Ditahan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:02 WIB

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

Kritik Qodari, Guru Besar UII Ingatkan Bahaya Homeless Media Jadi Alat Propaganda Pemerintah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:55 WIB

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

Bulog Raih Penghargaan BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) di Jakarta Marketing Week 2026

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:51 WIB

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

DPR Soroti Langkah Pemerintah Gandeng Homeless Media: Jangan Sampai Timbulkan Konflik Kepentingan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:49 WIB

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

Penembak Acara Gedung Putih Ternyata Marah soal Iran, Donald Trump Jadi Target Utama

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:39 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

Gus Ipul Wanti-wanti Pengelola Sekolah Rakyat: Jangan Sampai Aset Negara Jadi Masalah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:14 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB