Alasan Anggota DPRD Jatim Dukung Larangan Perayaan Valentine

Ruben Setiawan Suara.Com
Sabtu, 14 Februari 2015 | 01:00 WIB
Alasan Anggota DPRD Jatim Dukung Larangan Perayaan Valentine
Sejumlah aktivis Qur'anic Generation (QGen) berkampanye menolak Hari Valentine, sekaligus mengajak warga membaca Al Qur'an, di ajang CFD di Bunderan HI, Jakarta, Minggu (8/2/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Surat Edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan kota Surabaya tentang larangan siswa SMP, SMA, dan SMK untuk merayakan Valentine Day (Hari Kasih Sayang) mendapat dukungan dari anggota komisi E DPRD Jawa Timur Agatha Retnosari.

Dukungan yang diberikan Agatha dilandasi dengan beberapa alasan. Salah satunya, Agatha menilai, sekolah dan keluarga seharusnya lebih menekankan pada pendidikan reproduksi dan bahaya seks bebas sebagai pertahanan terhadap pengaruh budaya asing yang menyebar luas, terutama melalui media sosial dan teknologi informasi.

Agatha juga berpendapat, pihak eksekutif, khususnya kepada Kepala Dinas Pendidikan sebaiknya tidak hanya melakukan pelarangan menjaga norma dan budaya Indonesia tidak cukup pada tanggal 14 Februari saja, melainkan harus terus menerus dengan memberikan pemahaman kepada siswa.

"Jika hanya berlaku selama satu hari saja, maka akan mendapat perlawanan dengan alasan pembatasan kebebasan dan kreatifitas," ujar Agatha kepada Suara.com, Jumat (13/2/2015).

Agatha juga menyinggung soal peran serta orang tua serta media massa yang berpengaruh dalam membentuk kualitas pendidikan anak. Media massa, terutama televisi dinilai sebagai pihak yang paling bertanggung jawab dalam membentuk karakter anak, lewat tayangan yang ditampilkan.

"Kualitas pendidikan bukan hanya tergantung pada kurikulum atau proses belajar di kelas, tetapi juga di lingkungan sosial, keluarga dan media massa," cetus kader PDI Perjuangan ini.

Sebagai informasi, sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya M. Ikhsan mengeluarkan Surat Edaran bernomor 421/1121/436.6.4/2015 tentang pelarangan perayaan Valentine Day (Hari Kasih Sayang) pada siswa SMP, SMA dan SMK.

Salah satu alasan pelarangan adalah untuk menjaga norma sosial dan budaya Indonesia. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI