Habis Banjir, Giliran Jalan Rusak Bermunculan

Arsito Hidayatullah

Minggu, 15 Februari 2015 | 10:34 WIB
Habis Banjir, Giliran Jalan Rusak Bermunculan
Banjir di Pluit Jakarta Utara. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Meski banjir di sebagian besar wilayah ibu kota Jakarta beberapa hari belakangan mulai surut, namun dampaknya masih dirasakan oleh masyarakat yang menjadi korban bencana tahunan itu.

Salah satu dampak yang masih dirasakan adalah kerusakan jalan akibat genangan maupun tergerus aliran air hujan. Publik Jakarta kini merasakan semakin banyaknya jalan rusak, sehingga aktivitas dan berbagai kegiatan menggunakan kendaraan bermotor pun harus dilakukan lebih hati-hati.

Data Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta per 1 Desember 2014, ada sebanyak 2.243 titik jalan rusak, yang terdiri dari 1.588 titik lama dan 655 merupakan titik baru. Perbaikan terus dilakukan, namun kerusakan tetap terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi.

Hingga 4 Desember, masih ada 289 titik jalan rusak yang tersebar di lima wilayah kota administratif. Dari angka itu, sebanyak 655 titik jalan rusak baru di ibu kota. Jalan rusak paling banyak terjadi di wilayah Jakarta Pusat dengan 173 titik, kemudian Jakarta Barat (171), Jakarta Timur (124), Jakarta Utara (100) dan di Jakarta Selatan sebanyak 87 titik.

Menurut data dari Dinas PU Pemprov DKI Jakarta per 26 Januari 2015 (sebelum banjir), masih tersisa 127 titik jalan yang mengalami kerusakan. Data ini menunjukkan bahwa antara kerusakan dan perbaikan saling berpacu, sehingga jumlah yang rusak maupun yang telah diperbaiki terus fluktuatif.

Data Dinas PU Bina Marga DKI Jakarta per 13 Februari 2015 atau setelah hujan lebat dan banjir pada 8-10 Februari, menyebutkan terdapat 700 titik kerusakan jalan di wilayah DKI. Kini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI pun dihadapkan pada tugas besar untuk segera memperbaiki kerusakan itu.

Meski masih musim hujan, perbaikan jalan berlubang sendiri tetap dilakukan oleh Dinas PU Bina Marga DKI. Hal itu mengingat kerusakan jalan dapat membahayakan pengendara khususnya pengguna sepeda motor. Lubang-lubang di jalanan yang ada semakin lebar lantaran tergenang, dan harus segera ditutup karena rawan kecelakaan.

Masyarakat sendiri diketahui sudah cukup banyak yang komplain karena kerusakan jalan berpotensi mengganggu perjalanan. Akibat atau dampak lanjutannya juga jelas, yaitu kemacetan semakin panjang. Pengemudi harus perlahan-lahan melintasi jalan rusak dan memilih sisi atau bagian yang tidak rusak. Bagi banyak pemotor, mereka juga harus lebih waspada dan hati-hati, karena selain perlahan ketika melintasi jalan berlubang, juga rawan jatuh atau mengalami kecelakaan. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Belum Yakin Deep Tunnel Atasi Banjir Jakarta

Ahok Belum Yakin Deep Tunnel Atasi Banjir Jakarta

News | Sabtu, 14 Februari 2015 | 16:43 WIB

Gara-gara Banjir, Ada 700 Titik Jalan Berlubang di Jakarta

Gara-gara Banjir, Ada 700 Titik Jalan Berlubang di Jakarta

News | Sabtu, 14 Februari 2015 | 00:15 WIB

Djarot: Ada Swasta yang Siap Bangun Terowongan di Jakarta

Djarot: Ada Swasta yang Siap Bangun Terowongan di Jakarta

News | Jum'at, 13 Februari 2015 | 16:43 WIB

Ada 89 Titik Rawan Banjir, BPBD DKI Klaim Siap Mengatasi

Ada 89 Titik Rawan Banjir, BPBD DKI Klaim Siap Mengatasi

News | Jum'at, 13 Februari 2015 | 15:41 WIB

Terkini

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB