Mantan Lurah Diduga Jadi Maling Air PDAM

Ardi Mandiri

Jum'at, 27 Februari 2015 | 03:16 WIB
Mantan Lurah Diduga Jadi Maling Air PDAM
Warga mengantre air bersih yang disuplai oleh PDAM di Tanjungpinang, Kepri.

Suara.com - Mantan lurah yang tinggal Jalan Romokalisari Kelurahan Romokalisari Kecamatan Benowo, Surabaya, HM Sulkhan (67), diduga mencuri air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Manager Penertiban PDAM Kota Surabaya, Nanang Adi Sucipto, di Surabaya, Kamis (26/2/2015), mengatakan aksi pencurian air dibongkar oleh Tim Penertiban PDAM Surya Sembada Kota Surabaya pada Rabu (26/2/2015) sore.

"Terbongkarnya aksi pencurian air di sana karena berdasarkan data yang dimiliki PDAM, pemilik rumah tersebut tidak pernah membayar biaya pemakaian air ke PDAM," katanya.

Nanang mengatakan pihaknya lalu melakukan pembongkaran meteran yang terpasang di sana, ternyata pemasangan meteran PDAM yang dilakukan mantan lurah itu ilegal. Hal ini dikarenakan nomor registrasi yang tertera, terdaftar di tempat lain dan seharusnya bukan diperuntukan di daerah Romokalisari.

"Pemasangan ini sudah dilakukan sejak enam bulan lalu. Namun meteran PDAM yang terpasang dengan nomor registrasi ilegal dan terdaftar bukan untuk daerah sini. Jadi ini sudah menyalahi aturan dan diduga adanya permainan orang dalam PDAM," katanya.

Untuk itu dari temuan tersebut, langsung menyegel meter air dan menghentikan pasokan air ke sana. Tidak itu saja pihaknya akan memberi denda pembayaran air dengan hitungan empat kubik perhari dikalikan selama pemasangan.

"PDAM sendiri dirugikan sekitar Rp4 juta dalam kasus ini," katanya.

Sedangkan Sulkhan menolak dirinya dikatakan melakukan pencurian. Malah sebaliknya, ia menjadi korban penipuan sebab ketika proses pemasangan, ada pihak yang mengaku pegawai PDAM dan menawarkan diskon besar dan dirinya percaya begitu saja.

"Saat itu ada orang yang mengaku pegawai PDAM menawarkan pemasangan meteran dengan Rp700 ribu sudah bisa terpasang. Katanya sih ada diskon besar, saya sih percaya saja. Kalau seperti ini, tentu saja tak mau. Jadi saya ini adalah korban penipuan," jelasnya.

Soal tidak adanya tagihan retribusi dari pihak PDAM sejak pemasangan tersebut, Sulkhan baru menyadari beberapa waktu lalu. "Setelah berjalan tiga bulan, memang tidak ada tagihan PDAM yang masuk ke saya. Dari situ saya curiga dan rencananya mau melaporkan, tapi karena sibuk pekerjaan sampai lupa," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyediaan Air Minum di Seluruh Indonesia Perlu Dana Rp274 T

Penyediaan Air Minum di Seluruh Indonesia Perlu Dana Rp274 T

Bisnis | Kamis, 26 Februari 2015 | 21:10 WIB

Waduh, Air PDAM di Sampit Berasa Payau

Waduh, Air PDAM di Sampit Berasa Payau

News | Rabu, 05 November 2014 | 06:49 WIB

Terkini

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:16 WIB

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:13 WIB

×