Satu Terpidana Mati akan Dieksekusi 13 Moncong Senjata

Siswanto, Erick Tanjung

Rabu, 04 Maret 2015 | 18:33 WIB
Satu Terpidana Mati akan Dieksekusi 13 Moncong Senjata
Satu terpidana mati di Nusakambangan nanti akan dieksekusi oleh satu regu penembak yang berjumlah tiga belas petugas.

Namun, Jaksa Agung HM Prasetyo belum mau memberikan jumlah pasti terpidana yang akan segera dieksekusi.

"Hitung saja sendiri," kata Prasetyo di Kejaksaan Agung, Selasa (4/3/2015).

Prasetyo mengatakan kejaksaan sedang merampungkan seluruh administrasi para terpidana.

"Kami finalkan dulu, sekarang sedang dievaluasi," ujarnya.

Terkait dengan informasi bahwa eksekusi akan dilaksanakan tiga hari setelah semua narapidana masuk ruang isolasi Lapas Nusakambangan, Prasetyo mengatakan, "Itu kan hanya informasi, waktunya kami yang putuskan nanti."

Hari ini, tiga terpidana mati sudah tiba di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan. Mereka adalah Andrew Chan dan Myuran Sukumaran asal Australia yang dibawa dari Lapas Kerobokan, Denpasar, Bali. Dan satu lagi Raheem Agbaje Salami asal Spanyol yang dipindahkan dari Lapas Klas I Madiun, Jawa Timur.

"Jadi hari ini sudah ada tiga (narapidana dipindahkan ke Lapas Nusakambangan)," kata Prasetyo.

Sedangkan terpidana Mary Jane Fiesta Veloso warga Filipina masih mengajukan Peninjauan Kembali di Yogyakarta. Dia mengaku menunggu proses hukum beberapa terpidana mati yang lain sebelum dieksekusi.

‎"Tapi karena ada yang mengajukan PK, ya lihat perkembangannya seperti apa. ‎Proses persidangan harus dihargai," katanya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Permintaan Terakhir Paling Menyentuh Sebelum Maut Menjemput

5 Permintaan Terakhir Paling Menyentuh Sebelum Maut Menjemput

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 15:34 WIB

Gitaris Black Sabbath Kirim Surat kepada Presiden Jokowi

Gitaris Black Sabbath Kirim Surat kepada Presiden Jokowi

Entertainment | Rabu, 04 Maret 2015 | 14:36 WIB

Ini Sosok Myuran Sukumaran di Mata Sesama Napi LP Kerobokan

Ini Sosok Myuran Sukumaran di Mata Sesama Napi LP Kerobokan

News | Rabu, 04 Maret 2015 | 13:37 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×