Petani Didorong Tanam Ganja Ramah Lingkungan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 05 Maret 2015 | 02:00 WIB
Petani Didorong Tanam Ganja Ramah Lingkungan
Ilustrasi pohon ganja. (Shutterstock)

Suara.com - Petani di Amerika Serikat di dorong untuk mengembangkan tanaman ganja yang ramah lingkungan. Di AS, ganja sudah menjadi barang legal.

Amerika Serikat menjadi salah satu produsen ganja terbesar. Terutama setelah AS membuat ganja sebagai barang legal. Namun proses penanaman ganja menyebabkan kerusakan lingkungan.

Proses produksi ganja meninggalkan jejak karbon yang cukup besar. Selain itu juga mencemari ketersediaan air yang berujung terancamnya populasi satwa liar.

Bayangkan, untuk membuat 1 kg ganja saha menghasilkan lebih dari 4.6 ton gas karbondioksida. Itu sama dengan karbon yang dikeluarkan VW Golf setelah menempuh jalan 874 mil. Namun di AS, pertanian ganja menyumpang 1 persen dari konsumsi energi.

Sementara di Inggris, pertanian ganja menyedot energi listri. Sekali prodoksi, listrik yang dibutuhkan setara dengan 40 kali kebutuhan listrik rumahan.

Belum lagi pestisida yang digunakan bisa menyebabkan pencemaran lingkungan. Terutama menyebabkan pencematan sungai-sungai.

"Sekelompok ikan banyak yang mari di sebuah sungai," kata Patrick Foy dari California Department of Fish and Wildlife.

Namun sudah ada perusahaan-perusahaan yang menawarkan solusi teknologi ramah lingkungan untuk menumbuhkan banja. Salah satunya Farmville Tom Bollich. Mereka mengembangkan budidaya ganja yang minim menggunakan air dan zero jejak karbon. Ganja itu harus ditanam di rumah kaca. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ganja Lebih Aman dari Alkohol?

Ganja Lebih Aman dari Alkohol?

Health | Kamis, 26 Februari 2015 | 10:55 WIB

Dimusnahkan, Ladang Ganja Seluas Satu Hektare

Dimusnahkan, Ladang Ganja Seluas Satu Hektare

News | Selasa, 24 Februari 2015 | 01:43 WIB

Pengemudi Mabuk Ganja Lebih Aman Ketimbang yang Mabuk Alkohol

Pengemudi Mabuk Ganja Lebih Aman Ketimbang yang Mabuk Alkohol

Tekno | Selasa, 17 Februari 2015 | 19:18 WIB

Barang Bukti 2 Ton Ganja

Barang Bukti 2 Ton Ganja

Foto | Jum'at, 13 Februari 2015 | 11:00 WIB

Produk Kosmetik Ini Gunakan Ganja Untuk Usir Jerawat

Produk Kosmetik Ini Gunakan Ganja Untuk Usir Jerawat

Lifestyle | Rabu, 04 Februari 2015 | 19:08 WIB

Konsumsi Ganja, Warga Australia Ditangkap di Bali

Konsumsi Ganja, Warga Australia Ditangkap di Bali

News | Sabtu, 31 Januari 2015 | 11:00 WIB

Bawa 4.219 Kg Ganja, Sopir Tronton Terancam Hukuman Mati

Bawa 4.219 Kg Ganja, Sopir Tronton Terancam Hukuman Mati

News | Selasa, 27 Januari 2015 | 03:40 WIB

Fariz RM Ditangkap, Ketua RT: Saya Kecolongan

Fariz RM Ditangkap, Ketua RT: Saya Kecolongan

Entertainment | Rabu, 07 Januari 2015 | 02:11 WIB

Tahun Ini, Polda Metro Klaim Selamatkan Jutaan Jiwa dari Narkoba

Tahun Ini, Polda Metro Klaim Selamatkan Jutaan Jiwa dari Narkoba

News | Rabu, 31 Desember 2014 | 12:52 WIB

Polisi Temukan Ganja 1,2 Ton, Diduga untuk Pesta Tahun Baru

Polisi Temukan Ganja 1,2 Ton, Diduga untuk Pesta Tahun Baru

News | Rabu, 24 Desember 2014 | 12:39 WIB

Terkini

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

Korlantas Polri Antisipasi Puncak Arus Balik Gelombang Kedua pada 29 Maret

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:36 WIB

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

Kakorlantas: 42 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta hingga Kamis Dini Hari

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:26 WIB

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

Viral Mobil Dinas Plat B Dipakai Mudik, Pemprov DKI: Bukan Milik Kami

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:38 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Percepatan Pengolahan Sampah Menjadi Energi

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 07:05 WIB

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB