Lakukan Puluhan Aksi Cabul, Eks-Binaragawan Top Divonis 11 Tahun

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Jum'at, 06 Maret 2015 | 19:42 WIB
Lakukan Puluhan Aksi Cabul, Eks-Binaragawan Top Divonis 11 Tahun
Ilustrasi sosok binaragawan, serta korban tindak asusila. [Shutterstock]

Suara.com - Lima perempuan yang hadir sebagai korban pun menangis dan terisak-isak, saat menuturkan betapa beratnya siksaan seumur hidup yang harus mereka rasakan akibat tindakan lelaki cabul itu. Tapi mereka kemudian merasa cukup puas, karena sang penjahat akhirnya menerima ganjaran.

Sosok pesakitan itu adalah Garry John Jones, lelaki berusia 63 tahun yang dulunya terkenal antara lain sebagai binaragawan mantan Mr New Zealand, selain juga eks-pemilik gym di Rotorua. Dalam sidang di Pengadilan Tinggi Rotorua pada Jumat (6/3/2015), Jones akhirnya divonis 11 tahun penjara, karena dinilai bersalah atas lebih dari 40 dakwaan tindakan cabul (pelecehan dan kekerasan seks) yang melibatkan setidaknya delapan korban.

Jones sendiri sebenarnya sudah dinilai bersalah atas perbuatannya tersebut sejak November 2014 lalu. Namun Jones menolak dinyatakan bersalah atas sejumlah dakwaan lainnya, mulai dari perkosaan, perbuatan asusila dengan perempuan di bawah usia 12 tahun, asusila dengan perempuan berusia antara 12-16 tahun, penyerangan dengan tujuan seksual, pelanggaran seksual lewat hubungan seks tidak sah, serta dakwaan lelaki yang menyerang perempuan.

Perempuan yang kini rata-rata berusia sekitar 40-50 tahun itu diketahui masih merupakan gadis-gadis muda dan remaja saat menjadi korban aksi cabul Jones. Dalam sidang putusan hari ini, mereka memberikan pernyataan penuh emosi, sembari memaparkan akibat yang harus mereka rasakan dari perbuatan Jones.

Beberapa di antara mereka mengaku lari ke narkoba dan alkohol sejak menjadi korban tindak asusila itu. Salah seorang juga bercerita bahwa dirinya selama bertahun-tahun selalu takut saat mendengar pintu depan rumahnya terbuka. Sementara salah satu korban lainnya, bercerita betapa dia berkali-kali harus ketakutan bersembunyi di kolong tempat tidur, lantaran trauma akan kehadiran Jones dan perbuatan jahatnya.

"(Tapi) Saat saya tampil di sini, sebuah perasaan menenangkan datang padaku. Putusan (pengadilan) ini menjadi semacam musik di telingaku, bersama delapan perempuan cantik dan kuat yang telah kau kacaukan hidupnya," ucap salah seorang korban, yang ditujukan kepada Jones.

Meski begitu, secuil pembelaan masih sempat didengarkan dari kubu Jones di persidangan tersebut. Pengacara Jones, Tiffany Cooper, menggarisbawahi bahwa kliennya saat (perbuatannya) itu masih berusia antara 20-30-an tahun, atau masih sekitar sepertiga usianya kini. Jones juga disebut telah meraih berbagai prestasi dalam hidupnya, termasuk sebagai Mr New Zealand antara tahun 1997-1999 lalu, selain juga diklaim sebagai ayah, teman, dan anggota masyarakat yang baik.

Meski begitu, hakim John Fogarty tampaknya tidak terlalu banyak terpengaruh oleh unsur-unsur kebaikan tersebut. Hakim justru menegaskan bahwa Jones telah menyebabkan korbannya menderita rasa rendah diri, kekhawatiran mendalam, serta perasaan malu selama bertahun-tahun. Jones sendiri juga disebut masih terus membantah perbuatan jahatnya dan tidak tampak memiliki rasa penyesalan.

Di luar pengadilan, seusai sidang putusan itu, para perempuan korban Jones menunjukkan raut muka lumayan puas dengan hasil persidangan kali ini.

"Sekarang dia tidak bisa melakukan perbuatan itu lagi kepada orang lain," ujar salah satunya. [News.com.au]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemimpin Aliran Sesat Pencabul Gadis Belia Ditangkap

Pemimpin Aliran Sesat Pencabul Gadis Belia Ditangkap

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 20:15 WIB

Polisi Tetapkan Pencabul 6 Anak Sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan Pencabul 6 Anak Sebagai Tersangka

News | Jum'at, 20 Februari 2015 | 02:50 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB