Perkosa Anak Kandung, Kakek 53 Tahun Dibekuk Polisi

Laban Laisila | Suara.com

Sabtu, 07 Maret 2015 | 17:17 WIB
Perkosa Anak Kandung, Kakek 53 Tahun Dibekuk Polisi
Ilustrasi: Pemerkosaan. (Shutterstock)

Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Nunukan, Kaltara, AKBP Christian Tory, telah menahan lelaki yang dilaporkan memperkosa anak kandung sendiri yang berusia 16 tahun.

"Kasus ini pertama kali terungkap atas laporan anak pertamanya atau kakak kandung korban sendiri kepada polisi," ujarnya di Mapolres Nunukan, Sabtu (7/3/2015).

Dia menyatakan kasus ini dilaporkan oleh kakak kandung korban setelah memergoki adiknya digauli oleh bapaknya sendiri dengan merekam menggunakan handphone yang dijadikan barang bukti saat melapor ke polisi setempat.

Kronologis peristiwa ini, lanjut dia, aparat kepolisian di Pulau Sebatik mendapatkan laporan bahwa telah terjadi persetubuhan yang dilakukan orang tua sendiri kepada anaknya yang masih di bawah umur.

Kejadian ini pertama dilakukan pria berinisial La (53) sejak Juli 2014 di rumahnya sendiri saat sedang berdua dengan korban berinisial Mu (16) yang masih bersekolah di SMP setempat.

Atas laporan tersebut, pria yang telah menduda ini berhasil ditangkap di kediamannya pada Kamis (5/3) sekitar pukul 21.00 WITA.

"Jadi yang melaporkan kejadian ini adalah kakak kandung dari korban yang juga anak pelaku tersebut kepada polisi," terangnya.

Christian Tory menambahkan perbuatan bejad itu dilakukan pelaku ketika tiba di rumahnya melihat korban sendirian.

Korban yang masih belia ini merupakan anak kedua pelaku telah disetubuhi hingga beberapa kali dan ulah terakhir 3 Maret 2015 yang menjadi barang bukti awal karena direkam oleh anak pertamanya yang melaporkan kasus ini.

Kapolres Nunukan mengatakan sesuai hasil pemeriksaan awal yang dilakukan aparat kepolisian setempat pelaku mengakui perbuatannya sehingga dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002.

Pelaku juga mengaku setiap akan melakukan hubungan badan dengan korban dengan pemaksaan sehingga dikategorikan sebagai pemerkosaan (KUHP). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Massa Serbu Penjara, Aniaya Pemerkosa Hingga Tewas

Massa Serbu Penjara, Aniaya Pemerkosa Hingga Tewas

News | Sabtu, 07 Maret 2015 | 05:42 WIB

Miris, Perjuangan Tunawisma Jebloskan Pemerkosanya ke Bui

Miris, Perjuangan Tunawisma Jebloskan Pemerkosanya ke Bui

News | Selasa, 17 Februari 2015 | 05:45 WIB

Dua Pelaku Perkosaan WNA Cina Tidak Ditahan

Dua Pelaku Perkosaan WNA Cina Tidak Ditahan

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 14:30 WIB

WNA Cina Korban Perkosaan Dipulangkan Pihak Kedutaan

WNA Cina Korban Perkosaan Dipulangkan Pihak Kedutaan

News | Jum'at, 26 Desember 2014 | 13:56 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB