Hitung Kerugian Negara Akibat Proyek UPS, Polisi Libatkan Auditor

Siswanto

Senin, 09 Maret 2015 | 15:32 WIB
Hitung Kerugian Negara Akibat Proyek UPS, Polisi Libatkan Auditor
Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Polda Metro Jaya akan bekerja sama dengan auditor untuk menghitung kerugian negara akibat dugaan korupsi APBD DKI Jakarta tahun 2014, terutama untuk belanja alat uninterruptible power supply atau alat penyimpan daya listrik sementara.

"Soal kerugian, nanti kita akan lakukan pemeriksaan lagi lebih dalam, kita harus lebih melakukan pemeriksaan intensif, kemudian kita minta kepada pihak auditor untuk bisa menentukan kerugian negara tersebut," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Martinus Sitompul, Senin (9/3/2015).

Untuk mengusut kasus tersebut, Polda Metro telah memeriksa 21 orang, yang terdiri dari kepala sekolah yang mendapatkan UPS, pemenang tender pengadaan UPS, pendamping pemenang tender, serta pejabat yang tahu proses pengadaan barang.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa dokumen pelelangan dan perjanjian pengadaan UPS.

Dalam waktu dekat, Polda Metro Jaya juga akan mengumpulkan informasi dari anggota DPRD DKI Jakarta.

"Kalau kita lihat dari pemeriksaan ini kan tidak hanya melibatkan dinas, tapi dewan juga, tentu akan kita mintai keterangan anggota dewan yang menjadi bagian komisi pendidikan tentunya," ujarnya.

Martin mengatakan saat ini polisi belum menetapkan tersangka. Kendati demikian, menurut Martin, nanti bisa jadi jumlah tersangkanya banyak.

"Tersangka itu bisa lebih dari satu. Kemungkinan tersangkanya banyak," kata dia.

Para tersangka, kata dia, akan dikenakan Pasal 2 dan 3 UU Nomor 31/1999 sebagaimana dalam UU nomor 20/2001 tentang pemberantasan tindak korupsi.

"Karena kita lihat ada indikasi merugikan keuangan negara dengan tujuan memperkaya diri, dan adanya proses menyalahgunakan kewenangan untuk merugikan keuangan negara," katanya.

Polda Metro mulai menyelidiki kasus ini sejak 28 Februari 2015 atas dasar pengaduan dari masyarakat. Pemeriksaan sudah mulai dilakukan sejak pekan lalu. Beberapa orang yang sudah diperiksa, di antaranya bekas Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Sudin Dikmen Jakarta Barat Alex Usman dan bekas Kepala Sudin Dikmen Jakarta Pusat Zaenal Soelaiman.

Kasus APBD 2012-2014 juga telah dilaporkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ke KPK pada Jumat (27/2/2015). KPK memberi sinyal akan segera melakukan penyelidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi: Tersangka UPS Bisa Lebih dari Satu Orang

Polisi: Tersangka UPS Bisa Lebih dari Satu Orang

News | Senin, 09 Maret 2015 | 15:06 WIB

Dampak Kisruh APBD DKI

Dampak Kisruh APBD DKI

Foto | Senin, 09 Maret 2015 | 15:01 WIB

Wagub DKI: Ahok Juga Bisa Kena DBD Lho!

Wagub DKI: Ahok Juga Bisa Kena DBD Lho!

News | Senin, 09 Maret 2015 | 14:55 WIB

ICW: Ada 48 Anggaran 'Siluman' di APBD DKI Jakarta

ICW: Ada 48 Anggaran 'Siluman' di APBD DKI Jakarta

News | Senin, 09 Maret 2015 | 14:48 WIB

Kisruh APBD, Pemprov DKI Masih Pikirkan Solusi Belanja Pegawai

Kisruh APBD, Pemprov DKI Masih Pikirkan Solusi Belanja Pegawai

News | Senin, 09 Maret 2015 | 14:42 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×