Kasus Pemerkosaan Keji Biarawati Tua, Polisi Sudah Tahan 8 Orang

Arsito Hidayatullah

Senin, 16 Maret 2015 | 17:27 WIB
Kasus Pemerkosaan Keji Biarawati Tua, Polisi Sudah Tahan 8 Orang
Potongan rekaman CCTV yang dipegang Kepolisian Bengal Barat, India, yang diyakini menampakkan sosok tersangka penyerangan dan pemerkosaan biarawati di Ranaghat, 14 Maret 2015 lalu. [Reuters/West Bengal Police/HO]

Suara.com - Saat ini, delapan laki-laki diberitakan telah ditahan oleh pihak keposilisian setempat, terkait kasus pemerkosaan seorang biarawati tua di negara bagian Bengal Barat, India. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak enam tersangka penyerang sempat terekam wajahnya di CCTV, saat mereka merampok sekolah biarawati itu sebelum melakukan pemerkosaan terhadap korban yang berusia 74 tahun.

Sejauh ini, seperti diberitakan BBC, doa-doa untuk sang korban terus dipanjatkan di gereja-gereja di pelosok negeri itu. Sang korban yang tak disebutkan namanya sendiri dinyatakan kondisinya kini mulai stabil, namun masih dalam perawatan di sebuah rumah sakit di Kalkuta. Sementara itu, Uskup Kalkuta telah meminta adanya pengetatan keamanan di Convent of Jesus and Mary, lokasi terjadinya penyerangan.

Gambar rekaman CCTV sendiri sengaja dipublikasikan oleh pihak kepolisian, sembari menawarkan imbalan 100.000 rupee (sekitar Rp21 juta) bagi setiap informasi terkait para tersangka. Menurut laporan AFP pula, empat dari enam tersangka yang gambarnya terekam, kemudian segera bisa diidentifikasi sosoknya.

Dalam kasus ini, para penyerang disebut mengobrak-abrik sekolah biarawati di Ranaghat itu pada Sabtu (14/3/2015) dini hari, lantas mengambil sejumlah uang. Parahnya, mereka kemudian ternyata juga melakukan pemerkosaan terhadap salah seoang biarawati tua di sekolah keagamaan tersebut.

Menteri Kepala Bengali Barat telah menjanjikan tindakan yang keras dan tegas terhadap mereka yang terlibat dalam kasus ini. Lembaga Polisi Federal India (CID) pun akhirnya telah diserahi mengambil alih penyelidikan kasus ini.

Terkait kasus ini, kepada BBC, Uskup Kalkuta Thomas d'Souza, secara khusus memberikan keterangannya tentang apa yang telah terjadi.

"Hanya ada tiga biarawati di komunitas itu," tuturnya. "Salah satu biarawati diserang dengan keji. Sementara dua lainnya, bersama seorang penjaga, diikat ke bangku," sambungnya.

Menurut d'Souza pula, para penyerang diketahui juga mengambil uang dari sekolah tersebut, merusak kapelnya, serta membuka paksa ruang khusus peribadatan dan mengambil ciborium (semacam mangkuk suci yang biasa digunakan dalam upacara resmi). D'Souza pun tak lupa menggarisbawahi bahwa sekolah tersebut sudah sangat dikenal dan telah beroperasi selama 19 tahun.

Beberapa waktu terakhir, kelompok umat Kristiani diketahui kerap menggelar aksi protes di Delhi. Mereka mengeluhkan kerap menjadi sasaran tindak kejahatan, sembari menuntut perlindungan lebih dari aparat. Beberapa di antaranya juga mengutarakan contoh sejumlah serangan ke gereja-gereja di kota itu baru-baru ini. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Biarawati Korban Pemerkosaan Cedera Parah dan Harus Dioperasi

Biarawati Korban Pemerkosaan Cedera Parah dan Harus Dioperasi

News | Senin, 16 Maret 2015 | 01:30 WIB

Bejat, Dua Bocah Tanggung Perkosa Nenek Lumpuh 87 Tahun

Bejat, Dua Bocah Tanggung Perkosa Nenek Lumpuh 87 Tahun

News | Kamis, 12 Maret 2015 | 06:32 WIB

Terkini

Kamar Mewah Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Benarkah Ferdy Sambo Pernah Menghuninya?

Kamar Mewah Standar Apartemen di Lapas Cibinong, Benarkah Ferdy Sambo Pernah Menghuninya?

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:43 WIB

Dugaan Perselingkuhan Oknum Jaksa dan Polisi, Kejati Sulut Bongkar Fakta Sebenarnya

Dugaan Perselingkuhan Oknum Jaksa dan Polisi, Kejati Sulut Bongkar Fakta Sebenarnya

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 09:42 WIB

Gyaru Itu Artinya Apa? Mengenal Tema Ulang Tahun Hanum Mega yang Curi Perhatian

Gyaru Itu Artinya Apa? Mengenal Tema Ulang Tahun Hanum Mega yang Curi Perhatian

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:40 WIB

Kapolda Riau-Pangdam Diminta Tindak Mafia Solar, Edy Natar: Kalau Tak Bisa Suruh Pindah!

Kapolda Riau-Pangdam Diminta Tindak Mafia Solar, Edy Natar: Kalau Tak Bisa Suruh Pindah!

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 09:37 WIB

Beda Kelas dan Segmen, Jangan Tertukar Antara Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport

Beda Kelas dan Segmen, Jangan Tertukar Antara Mitsubishi Pajero dan Pajero Sport

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 09:35 WIB

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

7 Cara Menghilangkan Bau Apek di Dalam Tabung Mesin Cuci, Mudah Dilakukan di Rumah

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:31 WIB

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bitcoin Cs Lagi Lesu, CFX10 Merosot 2,7%

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Daftar Rute Alternatif Hindari Kemacetan Demo Buruh di Jakarta Pusat Hari Ini

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Temuan Kamar 'Apartemen' di Lapas Cibinong, DPR: Jangan Cuma Jadi Catatan, Tindak Tegas!

Temuan Kamar 'Apartemen' di Lapas Cibinong, DPR: Jangan Cuma Jadi Catatan, Tindak Tegas!

News | Kamis, 24 September 2026 | 09:24 WIB

×