Khawatir Putri ke Suriah, Ortu Mahasiswi UMS Minta Bantuan Polisi

Ruben Setiawan

Selasa, 17 Maret 2015 | 01:30 WIB
Khawatir Putri ke Suriah, Ortu Mahasiswi UMS Minta Bantuan Polisi
Ilustrasi perempuan membawa koper. (Shuttersctok)

Suara.com - Keluarga mahasiswi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang hilang, Siti Lestari (23), meminta kepada Kepolisian Resor Sukoharjo untuk mencekal putrinya agar tidak pergi ke luar negeri.

"Keluarga Siti Lestari meminta polisi melakukan koordinasi dengan intsrasi terkait untuk bisa menemukan putrinya yang diduga terpengaruh ajakan teman laki-lakinya bernisial BN (31) pergi ke Suriah," kata Ketua Humas Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Endro Sudarsono selaku juru bicara pihak keluarga Siti Lestari, di Sukoharjo, Senin.

Menurut Endro Sudarsono, Siti Lestari merupakan mahasiswi Fakultas Farmasi semester 10 UMS. Jika masih di dalam negeri bisa dicekal, tetapi jika sudah di luar negeri bisa meminta bantuan Kementerian Luar Negeri untu dideportasi.

"Pihak keluarga berharap Siti Lestari bisa ditemukan dan kembali pulang untuk melanjutkan kuliahnya di UMS," kata Endro Sudarsono yang mendampingi Sugiran (63) dan Surati (53), orang tua kandung Siti Lestari.

Menurut Endro Sudarsono, pihaknya bersama Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mambaululum (LKBH-M) Surakarta mendampingi keluarga Siti Lestari mendatangi Polres Sukoharjo dengan tujuan melaporkan kehilangan anggota keluarganya.

Mereka berharap agar kepolisian yang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bisa memulangkan Siti Lestari yang hilang kontak sejak Februari 2015 hingga sekarang.

Menurut Sugiran, hasil penelusuran pihak keluarga bahwa putrinya diduga diajak teman laki-lakinya, yakni BN ke Suriah, sejak pertengahan Februari lalu.

Siti Lestari pernah bersama BN pulang ke rumah di Dukuh Cangkring RT 02 RW 01 Desa Mulyorejo Demak. BN rencana menjadikan Siti sebagai istri ketiganya, tetapi ditolak oleh orang tuanya.

Namun, BN kemudian menjadikan Siti Lestari sebagai istri ketiga tanpa ada wali dari keluarga yang menikahkan.

Menurut Sugiran, pihak keluarga hingga sekarang belum mengetahui keberadaan Siti Lestari. Sedangkan dari keterangan keluarga BN, sudah berpamitan pergi ke Suriah.

"Saya khawatir putri saya terpengaruh oleh BN ikut-ikut ke Suriah. Saya mohon Siti bisa kembali pulang dan bisa melanjutkan ke bangku kuliah," kata Sugiran yang merantau ke Kota Waliring Selatan Kalimantan Tengah sebagai pedagang pakaian.

Sementara BN yang pernah tinggal di rumah kontrakan di Merodanan RT 2 RW 3, Kampung Merodanan, Kecamatan Pasar Kliwon, Surakarta, pada 2010 sempat diamankan oleh polisi akibat menyimpan ratusan amunisi di dalam rumahnya.

Anggota Detasemen Khusus 88 Mabes Polri kemudian membawa BN ke Jakarta bersama barang bukti untuk proses hukum. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

62 Dapur MBG di Kabupaten Tangerang Berhenti Beroperasi Sementara, Tunggu Pencairan Anggaran

62 Dapur MBG di Kabupaten Tangerang Berhenti Beroperasi Sementara, Tunggu Pencairan Anggaran

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:44 WIB

Amerika Makin Boncos! Giliran Aset Tentara AS di Bahrain dan Kuwait Kena Rudal Iran

Amerika Makin Boncos! Giliran Aset Tentara AS di Bahrain dan Kuwait Kena Rudal Iran

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 09:36 WIB

DPRD DKI Minta RDF Rorotan dan Bantargebang Dioptimalkan Jelang Larangan Open Dumping

DPRD DKI Minta RDF Rorotan dan Bantargebang Dioptimalkan Jelang Larangan Open Dumping

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:50 WIB

Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza

Dimulai! Penyidikan Kasus Penyiksaan Menteri Israel Ben Gvir ke Aktivis Gaza

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

Menlu Iran ke Donald Trump: Hentikan Serangan Atau Perang Lanjut Lewat Israel

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:04 WIB

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

Survei: Publik Disebut Optimistis dengan Pemberantasan Korupsi yang Dilakukan Pemerintah

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:48 WIB

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 07:05 WIB

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

Menteri Perang Amerika ke Iran: Kalau Perlu Negosiasi Pakai Bom, Kami Lakukan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:32 WIB

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

Pertamax Tembus Rp16.250! Ojol dan Mahasiswa Menjerit Terpaksa Turun Kelas ke Pertalite

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 06:30 WIB