Antisipasi ISIS, Warga Diminta Tak Tergiur Umrah Gratis

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 28 Maret 2015 | 06:45 WIB
Antisipasi ISIS, Warga Diminta Tak Tergiur Umrah Gratis
Ilustrasi aktivitas ibadah haji di Arafah. [Shutterstock]

Suara.com - Pihak Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu, mengingatkan kalangan masyarakat setempat agar tidak tergiur dengan program umrah gratis yang ditawarkan sejumlah pihak.

"Warga Kabupaten Rejanglebong agar tidak tergiur dengan tawaran mengikuti program umrah gratis yang ditawarkan sejumlah pihak. Karena saat ini program umrah itu banyak yang disalahgunakan untuk perekrutan anggota ISIS, seperti yang terjadi di sejumlah kota di Jawa maupun daerah lainnya," ungkap Kepala Kemenag Rejanglebong, CH M Naseh, di Rejanglebong, Jumat (27/3/2015).

Imbauan untuk mewaspadai tawaran program umrah gratis kepada masyarakat daerah tersebut, kata Naseh pula, dilakukan pemerintah pusat dan aparat keamanan menyusul gencarnya pemberitaan perekrutan anggota ISIS belakangan ini dengan modus pemberangkatan umrah.

Kendati pihaknya saat ini belum menemukan adanya warga setempat yang terlibat atau bergabung ISIS, tambah Naseh, perkembangan itu harus diwaspadai sehingga tidak sampai masuk ke daerah tersebut. Untuk itulah, dia meminta warga yang mendapatkan penawaran program umrah gratis, agar hendaknya berkoordinasi dengan pihaknya, sehingga tidak menjadi korban penipuan maupun ajakan bergabung di kelompok radikal tersebut. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Jamaah Umroh asal Indonesia Terkatung-katung di Madinah

Ratusan Jamaah Umroh asal Indonesia Terkatung-katung di Madinah

News | Selasa, 13 Januari 2015 | 12:38 WIB

Polisi: Dua Oknum Kemenag Tersangka Kasus Paspor

Polisi: Dua Oknum Kemenag Tersangka Kasus Paspor

News | Sabtu, 27 Desember 2014 | 20:13 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×